• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

DPD RI: Revisi UU Kesejahteraan Sosial Harus Sentuh Kedaruratan Bencana

Senin, 05/4/21 | 12:40 WIB
in Berita
0

SULAWESI SELATAN, AmanMakmur.com —Persoalan penyelenggaraan kesejahteraan sosial yang menyangkut rehabilitasi, jaminan, pemberdayaan dan perlindungan sosial wajib memperhitungkan situasi kedaruratan bencana.

Sebab itu, pemerintah dituntut melakukan inovasi di tengah kedaruratan bencana. Ini berdampak kebutuhan jaminan hukum agar tidak terkena pidana di kemudian hari.

Aspirasi ini mengemuka dalam rapat kunjungan kerja Komite III DPD RI ke Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (5/4).

LihatJuga

Hadirkan Aneka Makanan Tradisional, HBH IKA Unand Bakal Semarak

Hadirkan Aneka Makanan Tradisional, HBH IKA Unand Bakal Semarak

Sabtu, 11/4/26 | 17:42 WIB
2
Boiziardi Ajukan Keberatan SHM Tanah Kliennya Aprizal Diblokir Kantor Pertanahan Kota Padang

Boiziardi Ajukan Keberatan SHM Tanah Kliennya Aprizal Diblokir Kantor Pertanahan Kota Padang

Jumat, 10/4/26 | 21:22 WIB
18
Institut KAPAL Perempuan Gelar Pelatihan Penghapusan Kekerasan Berbasis Gender di Jakarta

Institut KAPAL Perempuan Gelar Pelatihan Penghapusan Kekerasan Berbasis Gender di Jakarta

Jumat, 10/4/26 | 17:07 WIB
17

Kunjungan kerja itu dilakukan dalam rangka inventarisasi materi penyusunan RUU perubahan atas UU No 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial sebagai usul inisiatif DPD RI.

Dalam sambutannya, Ketua Komite III DPD RI Sylviana Murni mengajak pemangku kepentingan untuk memberikan masukan terhadap upaya DPD menginisiasi perubahan Undang-Undang Kesejahteraan Sosial.

CENDERA MATA –Ketua Komite III DPD RI Sylviana Murni bertukar cendera mata dengan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. Foto : dpd)

“Kepada para pemangku kepentingan, saya mengajak untuk memberi masukan terhadap rencana perubahan UU No 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial,” ungkap Senator DKI Jakarta ini.

Dalam dialog dengan pemangku kepentingan, teridentifikasi masalah yang perlu direspons dalam perubahan undang-undang tersebut.

Di antaranya, adanya pasal yang mengatur soal bagaimana penyelenggaraan kesejahteraan sosial dilakukan di masa darurat bencana, seperti pandemi.

Selain itu, memastikan adanya kelembagaan terpadu agar tidak terjadi perbedaan data kemiskinan, baik antara pusat dan daerah maupun antar instansi. Sehingga intervensi kebijakan pemerintah dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial tepat sasaran.

Dikatakan, munculnya aspirasi agar diatur penguatan sistem Corporate Social Responsibility (CSR) khususnya menyangkut desentralisasi kebijakan korporasi yang memiliki cabang di daerah.

Hal lain juga ditekankan agar perubahan Undang-Undang Kesejahteraan Sosial memperhatikan harmonisasi dengan perundang-undangan lain yang terkait seperti Undang-Undang tentang Pekerja Sosial dan Undang-Undang tentang Fakir Miskin.

Di tempat yang sama Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan jika di tengah segala keterbatasan fiskal, Pemprov Sulsel melakukan terus pembangunan.

“Semangatnya adalah pemerataan pembangunan berkeadilan termasuk di daerah kepulauan terpencil. Sulsel memiliki 300-an pulau dan sekitar 200-an berpenghuni. Di pulau-pulau tersebut, salah satu masalah yang tengah dilakukan pembenahan terus menerus adalah akses listrik. Hal ini memerlukan pemikiran dan inovasi mengingat kondisi geografi alam yang tidak mudah,” terangnya.

Pada akhir rapat kunjungan kerja, Ketua Komite III Sylviana Murni sependapat dengan Plt Gubernur Sulsel Andi bahwa harus diupayakan secara berkelanjutan baik oleh pemerintah pusat dan daerah dengan melibatkan DPD RI sesuai kewenangannya agar terjadi percepatan perwujudan sila kelima Pancasila yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Khususnya adanya jaminan pelayanan dasar dapat diberikan sampai pelosok seperti di Papua dan Sulsel sampai pulau-pulau terpencil lainnya. Hal ini akan merekatkan semangat persatuan dan mengatasi persoalan kesenjangan sosial yang kerap dapat menimbulkan konflik sosial,” terang Sylviana lagi.

Delegasi Komite III DPD hadir sebagian senator dari pelbagai provinsi yaitu Evi Apita Maya (NTB), Tamsil Linrung (Sulsel), Erlinawati (Kalbar), Hj Rahmiyati Yahya (Gorontalo), H Iskandar Muda Baharudin Lopa (Sulbar), Hj Andi Nirwana (Sultra), Herlina Murib (Papua) dan Yance Samonsabra (Papua Barat).

Sementara dari kalangan pemangku kepentingan di Sulsel hadir perangkat daerah Provinsi Sulsel (seperti Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan), para ketua pekerja sosial masyarakat, ketua karang taruna dan akademisi perguruan tinggi di Sulsel.

(Rel/dpd)

Post Views: 254
ShareSendShare
Previous Post

Ketua DPD RI Apresiasi Keunikan Desain Masjid Agung di IKN Baru

Next Post

Dewan Adat Dayak Kaltim, Berharap LaNyalla Sukseskan IKN dan Menjadi Pemimpin Negeri

Next Post
Dewan Adat Dayak Kaltim, Berharap LaNyalla Sukseskan IKN dan Menjadi Pemimpin Negeri

Dewan Adat Dayak Kaltim, Berharap LaNyalla Sukseskan IKN dan Menjadi Pemimpin Negeri

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,144)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,344)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (8,970)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,627)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,606)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,917)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,021)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,447)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,379)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,475)

Berita Lainnya

Sultan Sebut Tren Importasi Beras akan Semakin Meningkat Pasca UU Omnibus Law Cipta Kerja Disahkan

Sultan Sebut Tren Importasi Beras akan Semakin Meningkat Pasca UU Omnibus Law Cipta Kerja Disahkan

Jumat, 31/3/23 | 00:06 WIB
5

Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur ---Kebijakan pemenuhan dan ketahanan pangan melalui kebijakan impor...

Agar Tercapai Target Swasembada, Ketua DPD RI Sultan Minta Bea Masuk Produk Pangan Diperketat

Agar Tercapai Target Swasembada, Ketua DPD RI Sultan Minta Bea Masuk Produk Pangan Diperketat

Rabu, 13/11/24 | 16:00 WIB
10

Ketua DPD RI Sultan B Najamuddin. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur ---Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamuddin...

LaNyalla: Raja dan Sultan Harus Dilibatkan dalam Pembangunan Bangsa

LaNyalla: Raja dan Sultan Harus Dilibatkan dalam Pembangunan Bangsa

Jumat, 29/10/21 | 06:54 WIB
12

Ketua DPD RI LaNyalla, saat berkunjung ke Sekadau, Kalimantan Barat. (Foto : dpd) KALIMANTAN BARAT, AmanMakmur.com---Ketua DPD RI, AA LaNyalla...

Bupati Sijunjung Sampaikan Potensi SDA ke Menteri Investasi / Kepala BPKM

Bupati Sijunjung Sampaikan Potensi SDA ke Menteri Investasi / Kepala BPKM

Senin, 28/6/21 | 18:41 WIB
14

Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, berkesempatan berdialog dengan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia saat berada di...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.