• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Ketua DPD RI Dorong Pembangunan PLTN di Kalbar

Senin, 14/6/21 | 09:42 WIB
in Berita
0
Ketua DPD RI saat membuka Focus Grup Discussion di IAIN Pontianak, Senin (14/6). (Foto : dpd)

KALIMANTAN BARAT, AmanMakmur.com —Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menyatakan dukungan terhadap penggunaan sumber daya energi dalam skala besar di Kalimantan Barat (Kalbar), termasuk energi nuklir. Oleh karena itu ia mendorong agar pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Kalbar segera direalisasikan.

Hal itu disampaikannya dalam Focus Grup Discussion (FGD) di IAIN Pontianak, Senin (14/6). Tema yang diangkat adalah Ketahanan Energi Nasional Dalam Mendukung Industrialisasi Pulau Kalimantan.

Bagi LaNyalla, energi nuklir merupakan terobosan baru. Mengingat Kalbar merupakan pusat industri nasional, lumbung pangan, pusat riset dan pendidikan serta memiliki kekayaan sumber daya alam yang tinggi.

LihatJuga

Konflik Perbatasan Memanas dengan Kabupaten Solok, Bupati Tanah Datar Datangi Kemendagri

Konflik Perbatasan Memanas dengan Kabupaten Solok, Bupati Tanah Datar Datangi Kemendagri

Senin, 08/6/26 | 21:43 WIB
3
Macab Laskar Merah Putih (LMP) Padang dan Padang Pariaman Dukung Pelaksanaan Rapimnas LMP 2026

Macab Laskar Merah Putih (LMP) Padang dan Padang Pariaman Dukung Pelaksanaan Rapimnas LMP 2026

Senin, 08/6/26 | 21:33 WIB
10
Raker DMI Ranting Kelurahan Surang Gadang Dibuka oleh Sekjen MUI Pusat Amirsyah Tambunan

Raker DMI Ranting Kelurahan Surang Gadang Dibuka oleh Sekjen MUI Pusat Amirsyah Tambunan

Minggu, 31/5/26 | 19:53 WIB
10

“Ini berkaitan juga dengan Ibukota Negara yang diputuskan oleh Pemerintah akan dibangun di Kalimantan Timur. Artinya untuk membangun sebuah kota baru juga akan memerlukan energi yang besar. Jika pembangkit listrik energi Nuklir sudah terbangun di Kalbar, energinya bisa disalurkan untuk kepentingan Ibukota Negara dan juga Pulau Kalimantan,” ujarnya.

Menurutnya, Energi Nuklir memiliki potensi yang bisa menyediakan energi dengan biaya efisien, handal, aman dan selamat.

Menurut LaNyalla, penggunaan energi nuklir sudah banyak digunakan oleh semua negara-negara maju. Selain menawarkan sumber energi tak terbatas, dalam penggunaannya dapat mengurangi polusi lingkungan dan volume kegiatan pengelolaan limbah, termasuk mengurangi emisi Gas Rumah Kaca.

“Memang dalam keinginan untuk mengembangkan dan memanfaatkan Energi Nuklir kerap menjadi kontroversi. Reaktor nuklir diidentikkan dengan bahaya yang luar biasa. Padahal saat ini dengan kemajuan teknologi sudah sangat pesat dan pasti selalu mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan,” jelasnya.

Untuk diketahui, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) saat ini tengah melakukan studi tapak pendirian PLTN di Kalbar yang merupakan amanat dari pembangunan jangka menengah nasional fase keempat pemerintah. Studi tapak sendiri ditargetkan berlangsung hingga tahun 2024.

Hanya saja, BATAN hanya bertugas untuk menyiapkan lokasi. Untuk pembangunan, hal tersebut tergantung pemerintah. Oleh karena itu, LaNyalla menjelaskan, jangan ada alasan dan keragu-raguan lagi dalam pemanfaatan Energi Nuklir untuk pembangkit tenaga listrik guna memenuhi ketahanan energi dalam mendukung kesejahteraan rakyat.

“Jangan ada lagi perselisihan atau silang pendapat di antara kita. Inilah saatnya kita bersama-sama bergandengan tangan membangun Kalbar khususnya dan Pulau Kalimantan pada umumnya serta membangun Indonesia ke arah yang lebih baik,” ucap Senator Jawa Timur itu.

Di sisi lain, LaNyalla menganalisa, persoalan minimnya ketersediaan energi di daerah, menurutnya hal itu tidak terlepas dari kebijakan pengelolaan energi nasional. Sampai saat ini masih terjadi sentralisasi pemanfaatan energi. Yakni sebagian besar energi siap konsumsi digunakan untuk ‘menghidupi’ Pulau Jawa, sisanya baru dimanfaatkan untuk kebutuhan energi di daerah.

“Porsi ini tak berubah dari waktu ke waktu. Tak heran jika kemudian lebih dari separo pertumbuhan ekonomi dikontribusi oleh Jawa, separo lainnya dihasilkan empat pulau lain yang sebenarnya jauh lebih luas dan merupakan daerah-daerah lumbung energi,” katanya.

Selain itu, kendala infrastruktur energi di daerah juga menjadi masalah utama daerah tidak berkembang. Sebab masih banyak daerah-daerah potensial secara ekonomi, namun minim pasokan energi, terutama listrik.

“Untuk mengatasi ketidak-merataan pembangunan diperlukan terobosan kebijakan pengelolaan energi nasional yang lebih fair, agar daerah-daerah di luar Jawa yang notabene merupakan daerah penghasil sumber energi tidak terabaikan dalam kebijakan pengelolaan energi,” ungkapnya.

Intinya, tegas LaNyalla, harus ada pemerataan kesejahteraan baik di Jawa maupun luar Jawa. Sumber-sumber energi di daerah-daerah di luar Jawa sedapat mungkin mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Jangan sampai masyarakat di daerah penghasil minyak justru antri BBM, ataupun daerah pembangkit listrik justru sering mengalami pemadaman,” cetusnya.

Sementara itu Gubernur Kalbar Sutarmidji yang menjadi salah satu narasumber mengatakan, pembangkit listrik tenaga nuklir dibutuhkan. Hal tersebut mengingat kebutuhan listrik di Kalbar, yang saat ini juga masih mengandalkan pasokan impor dari Malaysia.

Menurut Sutarmidji, periode Agustus 2020 Kalbar untuk memenuhi kebutuhan listrik sebesar 714,78 MW, di mana sebagian masih bergantung dari pihak SESCO Malaysia. Beban puncak kebutuhan listrik di Kalbar adalah 509,52 MW.

“Subsistem lainnya berstatus siaga, artinya cadangan kapasitas daya yang ada tidak mencukupi apabila terjadi gangguan pada salah satu pembangkit listrik di Kalbar. Pemanfaatan potensi energi baru terbarukan yang ada sebagai sumber pembangkit tenaga listrik, sangat dimungkinkan untuk mensubsitusi sumber energi listrik impor,” tuturnya.

Pembangunan PLTN di Kalbar juga sudah menjadi rekomendasi Komisi VI DPR RI. Atas dasar kesimpulan tersebut dan juga dari hasil studi pra-survei BATAN, Pemprov Kalbar sudah mengajukan 6 tapak potensial PLTN BATAN dan telah meminta Presiden Joko Widodo untuk menetapkannya sebagai perwujudan kebijakan ‘Go Nuclear’ di Kalbar.

PLTN Kalbar juga sudah diusulkan ke dalam Revisi Rencana Tata Ruang Pulau Kalimantan melalui Kementerian ATR/BPN.

“Pemanfaatan energi baru seperti nuklir diperlukan untuk penyediaan energi listrik dalam jangka panjang,” kata Sutarmidji.

Peneliti Ahli Utama BATAN, Prof Ir Yohannes Sardjono, yang menjadi narasumber kedua FGD, menyebut perlunya ada inovasi dalam industri energi. Menurutnya, pembangkit listrik tenaga nuklir menjadi salah satu di antaranya mengingat kemanfaatannya di beberapa negara lain.

“Pada Agustus 2020, 54 unit PLTN dalam konstruksi di 19 negara yang kebanyakan berada di Asia, telah berkontribusi menghasilkan kapasitas 57 ribu MWe,” ujarnya.

Untuk itu, Yohannes pun mendorong percepatan pembangunan pembangkit listrik energi baru terbarukan (EBT), salah satunya PLTN. Pembangunan PLTN dinilai akan meningkatkan pertumbuhan industri nasional.

Kemudian narasumber terakhir, Rektor Universitas Tanjung Pura Prof Garuda Wiko, mengingkatkan pentingnya penerimaan publik terhadap pembangunan PLTN di Kalbar. Ia menyebut penerimaan publik sangat penting dalam program energi nuklir mulai sejak fase perencanaan, konstruksi dan operasional.

“Dukungan publik diperlukan untuk menjamin kelancaran pembangunan PLTN,” sebutnya.

Dia mengatakan ada beberapa faktor yang menjadi tantangan berat penerimaan publik Kalbar terhadap rencana pembangunan PLTN. Mulai dari informasi mengenai bom atom yang menghancurkan Hirosima dan Nagasaki, Jepang, kemudian adanya berbagai kecelakaan PLN, kekhawatiran bahaya radiasi nuklir, sampai dengan pembiayaan yang mahal dan dampak terhadap lingkungan.

Kegiatan FGD dilakukan secara langsung dan daring dengan protokol kesehatan yang ketat.

Sejumlah senator ikut mendampingi LaNyalla dalam acara FGD. Mereka adalah Anggota Komite III DPD RI Maya Rumantir, Ketua BKSP DPD RI Gusti Farid Hasan Aman, serta tiga senator Dapil Kalbar yakni Erlinawati, Maria Goreti, dan Sukiryanto.

Rombongan DPD diterima langsung oleh Rektor IAIN Pontianak Dr Syarif. Selain itu juga hadir Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Asep Safrudin dan Kasdam XII/Tanjungpura, Brigjen TNI Jaka Budhi Utama.

(Rel/dpd)

Post Views: 295
ShareSendShare
Previous Post

Pengasuh Ponpes Sidogiri Tutup Usia, LaNyalla Teringat Ucapan Almarhum

Next Post

Saat FGD di IAIN Pontianak, Ketua DPD RI Sebut Energi Faktor Penting untuk Ketahanan Nasional

Next Post
Saat FGD di IAIN Pontianak, Ketua DPD RI Sebut Energi Faktor Penting untuk Ketahanan Nasional

Saat FGD di IAIN Pontianak, Ketua DPD RI Sebut Energi Faktor Penting untuk Ketahanan Nasional

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,205)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,398)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,042)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,686)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,667)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,986)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,081)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,523)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,452)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,522)

Berita Lainnya

2023, Sultan B Najamudin Optimis UMKM akan Melesat

2023, Sultan B Najamudin Optimis UMKM akan Melesat

Kamis, 01/12/22 | 19:16 WIB
9

Sultan diwawancara media setelah membuka acara ‘Smesx: 2023 UMKM Melesat’ di Grand Indonesia Mall. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com ---Wakil...

Kogami Beri Edukasi dan Simulasi Evakuasi Gempa dan Tsunami di SLB (Autis) Harapan Bunda

Kogami Beri Edukasi dan Simulasi Evakuasi Gempa dan Tsunami di SLB (Autis) Harapan Bunda

Minggu, 24/5/26 | 14:17 WIB
60

Komunitas Siaga Tsunami (KOGAMI) memberikan edukasi dan simulasi evakuasi untuk ancaman gempa berpotensi tsunami.SLB Autis Harapan Bunda. (Foto : PRD)...

Sambangi Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Sultan Dorong Pengembangan Digitalisasi Kampus

Sambangi Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Sultan Dorong Pengembangan Digitalisasi Kampus

Kamis, 24/3/22 | 12:25 WIB
14

Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin melakukan silaturahmi dengan Rektor dan Dekan se Universitas Muhammadiyah Bengkulu di Gedung Dakwah...

Pemkab Sijunjung Teken MoU dengan PT Semen Padang

Pemkab Sijunjung Teken MoU dengan PT Semen Padang

Rabu, 28/9/22 | 14:12 WIB
21

Pemerintah Kabupaten Sijunjung melakukan penandatanganan Kesepakatan Bersama, atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Semen Padang. (Foto : Nof) SIJUNJUNG,...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.