
Oleh: Isa Kurniawan
(Koordinator Kapas/Komunitas Pemerhati Sumbar)
PERTARUNGAN Pilkada Sumbar ke depan itu menarik untuk diulas, karena Mahyeldi Ansharullah –gubernur sekarang– tidak bisa lagi maju, sebab sudah dua periode.
Jadi semua yang maju nantinya, sama-sama dimulai dari kilometer nol. Meskipun ada potensi wakil gubernur sekarang ikut maju.
Dalam pandangan saya, ada empat jalur menuju tahta Sumbar Satu;
Pertama, jalur Anggota Dewan, berasal dari anggota DPR RI/DPD RI/DPRD Sumbar.
Kedua, jalur Inkumben. Gubernur/Wakil Gubernur yang sedang menjabat.
Ketiga, jalur Kepala Daerah, yakni berasal dari bupati/walikota.
Keempat, jalur Umum. Termasuk di sini para tokoh masyarakat Sumbar/Minang, baik yang di ranah maupun di rantau.
Kepala Daerah Jadi Gubernur
Semenjak Pilkada langsung tahun 2005, sampai sekarang sudah ada 4 orang Gubernur Sumbar defenitif, yakni; Gamawan Fauzi (ketika Gamawan Fauzi diangkat jadi Mendagri, dilanjutkan oleh Marlis Rahman sampai habis masa jabatan), Irwan Prayitno dan Mahyeldi Ansharullah.
2 di antara gubernur tersebut berasal dari jalur Kepala Daerah, yakni Gamawan Fauzi (Bupati Solok) dan Mahyeldi Ansharullah (Walikota Padang).
Sementara Irwan Prayitno dari jalur Anggota Dewan, yakni Anggota DPR RI. Dan Marlis Rahman, dari jalur Umum, Tokoh Masyarakat/Rektor Unand.
Mencermati itu, terlihat peluang jalur Kepala Daerah menuju tahta Sumbar Satu itu sangat terbuka lebar.
Kepala Daerah Dua Periode dan Satu Periode
Di Provinsi Sumbar itu ada 19 kabupaten/kota. Terdiri dari 12 kabupaten dan 7 kota.
Dan dari 19 kabupaten/kota tersebut ada 7 Kepala Daerah yang jatuhnya sudah Dua Periode menjabat, yakni; Hendrajoni (Bupati Pesisir Selatan), Khairunas (Bupati Solok Selatan), Benny Dwifa (Bupati Sijunjung), Eka Putra (Bupati Tanah Datar), Fadly Amran (Walikota Padang), Ramlan Nurmatias (Walikota Bukittinggi) dan Hendri Arnis (Walikota Padang Panjang).
Berdasarkan UU No 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dikatakan bahwa; “Seseorang yang telah menjabat selama dua periode dalam jabatan yang sama tidak boleh mencalonkan diri kembali pada jabatan tersebut”.
Jadi 7 Kepala Daerah tadi tidak bisa lagi maju pada jabatan bupati/walikota.
Kemudian yang baru Satu Periode ada 12 orang, yakni; John Kenedy Azis (Padang Pariaman), Benni Warlis (Bupati Agam), Jon Firman Pandu (Bupati Solok), Annisa Suci Ramadhani (Bupati Dharmasraya), Safni Sikumbang (Bupati Limapuluh Kota), Yulianto (Bupati Pasaman Barat), Welly Suhery (Bupati Pasaman) dan Rinto Wardana (Bupati Kepulauan Mentawai).
Seterusnya, Yota Balad (Walikota Pariaman), Zulmaeta (Walikota Payakumbuh), Ramadhani Kirana Putra (Walikota Solok) dan Riyanda Putra (Walikota Sawahlunto).
Kepala Daerah yang Berpotensi Maju
Kepala Daerah yang berpotensi maju di Pilkada Sumbar –apakah sebagai gubernur atau wakil gubernur– adalah mereka yang jatuhnya sudah 2 periode menjabat.
Pilihan untuk karir politik selanjutnya ada tiga, apakah lanjut di eksekutif (otewe Sumbar), pindah ke jalur legislatif (jadi Anggota DPRD Sumbar/DPD RI/DPR RI), atau duduk-duduk manis saja lagi menikmati pencarian selama ini.
Ada 7 Kepala Daerah yang jatuhnya sudah dua periode, yakni; Khairunas, Hendrajoni, Eka Putra, Benny Dwifa, Fadly Amran, Ramlan Nurmatias dan Hendri Arnis.
Dalam pengamatan saya, dari 7 Kepala Daerah tersebut, ada 5 yang berpotensi maju, yakni; Khairunas (Bupati Solok Selatan), Hendrajoni (Bupati Pesisir Selatan), Eka Putra (Bupati Tanah Datar), Fadly Amran (Walikota Padang) dan Ramlan Nurmatias (Walikota Bukittinggi).
Untuk posisi Gubernur, Fadly Amran memiliki nilai paling atas, disusul yang lainnya, Khairunas, Hendrajoni, Eka Putra dan Ramlan Nurmatias.
Mencermati dinamika politik ke depan, dengan beredarnya nama-nama, seperti Arisal Aziz (Anggota DPR RI), Muslim M Yatim (Anggota DPD RI), Vasco Ruseimy (Wakil Gubernur Sumbar) dan Fadly Amran (Walikota Padang), maju sebagai gubernur. Maka kalau memang ingin maju juga, sebaiknya Khairunas, Hendrajoni, Eka Putra dan Ramlan Nurmatias, pasnya membidik posisi Wakil Gubernur.
Tetapi jangan dianggap enteng, bisa saja Kepala Daerah yang baru Satu Periode menjabat maju di Pilkada Sumbar –apakah sebagai gubernur atau wakil gubernur.
Di antaranya yang berpotensi, seperti John Kenedy Azis (Bupati Padang Pariaman), Benni Warlis (Bupati Agam), Jon Firman Pandu (Bupati Solok), Annisa Suci Ramadhani (Bupati Dharmasraya) dan Yota Balad (Walikota Pariaman).
Akankah jalur Kepala Daerah kembali menduduki tahta Sumbar Satu? Biar waktu yang menjawab. *)












