• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Tentang Hidup-hidupilah Muhammadiyah, Jangan Cari Hidup di Muhammadiyah: Begini Penjelasan Pak AR

Sabtu, 18/7/26 | 20:53 WIB
in Berita
0
Pak Abdur Rozak Fachruddin (AR), Ketua Umum PP Muhammadiyah dari tahun 1968-1990. (Foto : Dok)

JAKARTA, AmanMakmur — Bagi warga Muhammadiyah, bahkan masyarakat umum sudah sangat akrab dengan semboyan yang disampaikan Kiai Ahmad Dahlan:  “Hidup-hidupilah Muhammadiyah, Jangan Cari Hidup di Muhammadiyah”.

Dari semboyan itu ternyata menjadi nyawa yang menggerakkan Muhammadiyah, sehingga hidup dan memberikan manfaat sampai mencapai 114 tahun pada tahun 2026 ini. Tak hanya digunakan di lingkungan Muhammadiyah, semboyan itu juga sering dimodifikasi dan digunakan oleh kelompok lain.

Semboyan ini seperti ‘mantra’ yang menghidupkan semangat beramal– berzakat, berinfak, maupun berdonasi lewat Muhammadiyah untuk menggerakkan dakwah Muhammadiyah. Dakwah yang memberikan manfaat bagi semua, yang hanya mengharap rida Allah Swt.

LihatJuga

Bupati JKA Kukuhkan Pengurus PWRI Padang Pariaman Periode 2026-2031

Bupati JKA Kukuhkan Pengurus PWRI Padang Pariaman Periode 2026-2031

Sabtu, 18/7/26 | 21:18 WIB
6
Bantu Perbaiki SD di Daerah Bengkulu Selatan, IDE Preneur Bersama GDI Adakan Golf Charity 2026

Bantu Perbaiki SD di Daerah Bengkulu Selatan, IDE Preneur Bersama GDI Adakan Golf Charity 2026

Sabtu, 18/7/26 | 21:02 WIB
3
Fun Mini Soccer Muswil VII KAHMI Sumbar, MD KAHMI Pariaman/Padang Pariaman Keluar Sebagai Juara

Fun Mini Soccer Muswil VII KAHMI Sumbar, MD KAHMI Pariaman/Padang Pariaman Keluar Sebagai Juara

Sabtu, 18/7/26 | 20:08 WIB
22

Menurut Pak Abdur Rozak Fachruddin (AR)  —yang merupakan Ketua Umum PP Muhammadiyah dari tahun 1968-1990— melalui semboyan itu Kiai Ahmad Dahlan ingin berwasiat kepada para penerusnya supaya siapapun yang memimpin Muhammadiyah harus berniat ikhlas karena Allah Swt. Bukan mencari kedudukan, keduniaan, atau mencari kekayaan, serta hal-hal keduniaan lainnya.

Lalu apakah dengan adanya semboyan itu, seorang yang bekerja di Muhammadiyah tidak mendapat gaji untuk melangsung hidupnya, membiayai anak-anaknya berpendidikan, menafkahi keluarganya untuk makan, menentramkan keluarga di rumah tinggal dan seterusnya?

Apakah Karyawan di Muhammadiyah Tidak Digaji?

Pak AR bilang itu tidak benar, sebab guru, dokter, karyawan di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) tetap harus diberikan gaji. Termasuk rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah – Aisyiyah (PTMA) juga berhak menerima gaji. Bahkan mubalig Muhammadiyah juga dibenarkan untuk diberikan ongkos berjuang.

Bahkan Pak AR dalam buku “Pesan dan Warisan, Pak AR” yang diterbitkan PT BP Kedaulatan Rakyat tahun 1995 menceritakan, bahwa menurut Kiai Soedja’, sejak zaman Kiai Ahmad Dahlan para mubalig Muhammadiyah yang diutus ke berbagai tempat di luar Yogyakarta diberi ongkos jalan.

“Dengan demikian jelas bahwa, jangan cari hidup dalam Muhammadiyah bukan dimaksudkan untuk serba gratis-gratisan. Namun yang jelas, jangan sampai warga Muhammadiyah secara gegabah menggunakan harta milik Muhammadiyah yang pada umumnya hasil dari wakaf atau infak dari para warga Muhammadiyah,” tutur Pak AR.

Warga Muhammadiyah Harus Teladani Keikhlasan Kiai Dahlan

Sepertinya agak sulit menyamai keikhlasan Kiai Dahlan dalam Bermuhammadiyah– yang bahkan pernah melelang semua hartanya untuk menggaji guru Muhammadiyah yang selama beberapa bulan belum dibayar karena kas organisasi ini kosong.

Oleh karena itu, jika tidak bisa menyerupai keikhlasan Kiai Dahlan dalam Bermuhammadiyah, warga Muhammadiyah diminta untuk berusaha meneladani keprihatinan Kiai Dahlan. Tidak harus seluruh harta kekayaan diberikan untuk perjuangan Muhammadiyah, namun bisa dengan sebagian harta saja.

“Kiai Dahlan mengajak warga Muhammadiyah mengurbankan sebagian harta uangnya untuk membiayai gerak dan jalannya Muhammadiyah. Dan yang demikian itu oleh Kiai dijelaskan, asal ikhlas, termasuk ibadat kepada Allah.”

Sebab mengikuti ajaran Kiai Dahlan lewat berjuang di Muhammadiyah, kata Pak AR, sama dengan memperjuangkan agama Allah Swt yaitu agama Islam. Menurutnya, menggerakkan Muhammadiyah itu sama dengan berjuang di jalan yang bersumber pada Al Qur’an dan Sunnah.

(Tan)

Sumber: muhammadiyah.or.id

Post Views: 20
ShareSendShare
Previous Post

Fun Mini Soccer Muswil VII KAHMI Sumbar, MD KAHMI Pariaman/Padang Pariaman Keluar Sebagai Juara

Next Post

Bantu Perbaiki SD di Daerah Bengkulu Selatan, IDE Preneur Bersama GDI Adakan Golf Charity 2026

Next Post
Bantu Perbaiki SD di Daerah Bengkulu Selatan, IDE Preneur Bersama GDI Adakan Golf Charity 2026

Bantu Perbaiki SD di Daerah Bengkulu Selatan, IDE Preneur Bersama GDI Adakan Golf Charity 2026

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,268)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,460)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,098)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,743)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,720)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,061)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,125)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,571)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,521)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,574)

Berita Lainnya

Nevi Zuairina Minta Optimalisasi Produk Nasional pada Proses Transisi Energi Fosil ke Listrik

Nevi Zuairina Minta Optimalisasi Produk Nasional pada Proses Transisi Energi Fosil ke Listrik

Selasa, 18/7/23 | 19:22 WIB
11

Anggota Komisi VI DPR RI Hj Nevi Zuairina. (Foto : nzcenter) JAKARTA, AmanMakmur -- Anggota Komisi VI DPR RI Hj...

Sangia Ambona Wawoangi, Gelar Kerajaan Muna untuk Ketua DPD RI

Sangia Ambona Wawoangi, Gelar Kerajaan Muna untuk Ketua DPD RI

Sabtu, 20/11/21 | 07:47 WIB
12

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mendapatkan gelar kehormatan adat dari Kerajaan Muna, yakni Sangia Ambona Wawoangi. (Foto :...

Rekrut 56 Pegawai KPK, Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi Apresiasi Langkah Kapolri

Rekrut 56 Pegawai KPK, Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi Apresiasi Langkah Kapolri

Rabu, 29/9/21 | 06:48 WIB
18

Ketua Komite I DPD RI, Fachrul Razi, sedang memimpin sidang. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com---Ketua Komite I DPD RI, Fachrul...

Haji Uma Advokasi dan Bantu Pemulangan Dua Warga Aceh Korban Penipuan Kerja di Myanmar

Haji Uma Advokasi dan Bantu Pemulangan Dua Warga Aceh Korban Penipuan Kerja di Myanmar

Selasa, 13/12/22 | 17:27 WIB
31

H Sudirman atau yang lebih akrab disapa Haji Uma. (Foto : dpd) ACEH, AmanMakmur.com --- H Sudirman atau yang lebih...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.