• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

DPD RI: Paradigma Pembangunan Indonesia Masih Terlalu Sentralistik, Daerah Kepulauan Kehilangan Ruang Berkembang

Kamis, 09/7/26 | 21:19 WIB
in Berita
0
Ketua Tim Kerja RUU Daerah Kepulauan DPD RI Andi Sofyan Hasdam. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur — Ketua Tim Kerja RUU Daerah Kepulauan DPD RI Andi Sofyan Hasdam menilai ketimpangan pembangunan yang masih dialami daerah kepulauan tidak semata-mata disebabkan oleh faktor geografis, melainkan juga karena paradigma pembangunan nasional yang selama ini masih berorientasi pada wilayah daratan dan cenderung sentralistik.

Akibatnya, banyak daerah kepulauan belum memiliki ruang yang memadai untuk mengelola potensi daerahnya sendiri, meskipun Indonesia telah lama diakui sebagai negara kepulauan.

Andi mengingatkan bahwa pengakuan Indonesia sebagai negara kepulauan melalui Deklarasi Djuanda telah menjadi tonggak penting dalam memperkuat kedaulatan nasional di mata dunia.

LihatJuga

Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Agam Komit Kendalikan Alih Fungsi Lahan Pertanian

Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Agam Komit Kendalikan Alih Fungsi Lahan Pertanian

Kamis, 09/7/26 | 22:00 WIB
3
Bupati Eka Putra Kunjungi Kementerian PU, Bahas Soal Teknis Pembangunan Sekolah Rakyat

Bupati Eka Putra Kunjungi Kementerian PU, Bahas Soal Teknis Pembangunan Sekolah Rakyat

Kamis, 09/7/26 | 21:47 WIB
2
Menteri PU Dody Hanggodo Kunjungi Jembatan Enang-Enang yang Dibangun Masyarakat Bener Meriah Aceh Secara Swadaya

Menteri PU Dody Hanggodo Kunjungi Jembatan Enang-Enang yang Dibangun Masyarakat Bener Meriah Aceh Secara Swadaya

Kamis, 09/7/26 | 21:32 WIB
6

Namun, menurutnya, pengakuan tersebut belum sepenuhnya tercermin dalam kebijakan pembangunan nasional yang mengakomodasi karakteristik wilayah kepulauan.

“Kita sudah mengakui sejak Deklarasi Djuanda bahwa Indonesia adalah negara kepulauan, tetapi ternyata selama ini kita berorientasi pada daratan,” ucapnya dalam Rapat Dengar Pendapat Panitia Khusus RUU Daerah Kepulauan DPR RI bersama Tim Kerja RUU Daerah Kepulauan DPD RI dan Kementerian Dalam Negeri di Ruang Rapat Komisi XIII DPR RI, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (8/7/2026).

Menurut Senator asal Kalimantan Timur tersebut, berbagai kebijakan mengenai pemerintahan daerah hingga pengelolaan sumber daya alam masih belum sepenuhnya memberikan ruang bagi daerah kepulauan untuk berkembang sesuai karakteristik wilayahnya.

Kondisi tersebut berdampak pada terbatasnya kemampuan daerah dalam mempercepat pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, dan mengoptimalkan potensi ekonomi lokal.

“UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah mengatakan daerah berciri kepulauan, ini berbeda dengan pengakuan internasional terhadap Indonesia. UU No 23 Tahun 2014 dianggap sudah terlalu sentralistik dan tidak berpihak kepada daerah,” ujarnya.

Andi juga menyoroti perubahan sejumlah pengaturan kewenangan daerah yang dinilai semakin mempersempit ruang pemerintah daerah dalam mengelola potensi strategisnya, termasuk pada sektor sumber daya alam.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu penyebab daerah kepulauan belum mampu berkembang secara optimal meskipun memiliki kekayaan sumber daya yang besar.

“Banyak pasal dalam UU Nomor 23 Tahun 2014 yang tiba-tiba hilang dan muncul UU Cipta Kerja, termasuk mengenai UU Pertambangan, ini menghilangkan kewenangan daerah dalam mengelola tambang,” katanya.

Karena itu, Andi menegaskan RUU Daerah Kepulauan bukan dimaksudkan untuk memberikan keistimewaan kepada daerah tertentu, melainkan menghadirkan koreksi terhadap arah pembangunan nasional agar lebih mencerminkan identitas Indonesia sebagai negara kepulauan.

Melalui penguatan kewenangan, afirmasi fiskal, dan kebijakan yang sesuai dengan karakteristik wilayah kepulauan, RUU tersebut diharapkan mampu menghadirkan pembangunan yang lebih adil sekaligus memperkuat kontribusi daerah terhadap pertumbuhan nasional.

(R/dpd)

Post Views: 6
ShareSendShare
Previous Post

Buka IGYLS 2026, Ketua DPD RI Ajak Anak Muda Pimpin Gerakan Hijau Global

Next Post

Menteri PU Dody Hanggodo Kunjungi Jembatan Enang-Enang yang Dibangun Masyarakat Bener Meriah Aceh Secara Swadaya

Next Post
Menteri PU Dody Hanggodo Kunjungi Jembatan Enang-Enang yang Dibangun Masyarakat Bener Meriah Aceh Secara Swadaya

Menteri PU Dody Hanggodo Kunjungi Jembatan Enang-Enang yang Dibangun Masyarakat Bener Meriah Aceh Secara Swadaya

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,262)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,448)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,087)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,737)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,711)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,046)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,118)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,562)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,512)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,564)

Berita Lainnya

Tamsil Linrung: Revitalisasi Koperasi Manifestasi Agenda Ekonomi Kerakyatan

Tamsil Linrung: Revitalisasi Koperasi Manifestasi Agenda Ekonomi Kerakyatan

Kamis, 12/12/24 | 16:04 WIB
7

Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung bersama Menteri Koperasi Budi Arie. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur ---Meskipun koperasi telah lama...

Nevi Zuairina Tak Henti Berbagi Sembako di Dapilnya

Nevi Zuairina Tak Henti Berbagi Sembako di Dapilnya

Senin, 06/6/22 | 15:19 WIB
32

Anggota DPR RI asal Sumbar II, Hj Nevi Zuairina, berbagi sembako di dapilnya. (Foto : nzcenter) PASAMAN, AmanMakmur-.com --- Anggota...

Sosiolog IPDN Asal Sumbar Jose Rizal Kecam Penjualan Masakan Minang Berbahan Babi

Sosiolog IPDN Asal Sumbar Jose Rizal Kecam Penjualan Masakan Minang Berbahan Babi

Jumat, 10/6/22 | 09:01 WIB
94

Jose Rizal, Sosiolog IPDN asal Sumatera Barat. (Foto : Rzl) JAKARTA, AmanMakmur.com --- Kegaduhan terkait munculnya penjualan Masakan Padang online...

Tamsil Linrung Puji Strategi Kemakmuran Ala Presiden Prabowo

Tamsil Linrung Puji Strategi Kemakmuran Ala Presiden Prabowo

Sabtu, 22/3/25 | 23:56 WIB
4

Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung. (Foto : dpd) SULAWESI SELATAN, AmanMakmur ---Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung menegaskan pentingnya...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.