• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Sultan B Najamudin: Subsidi Mobil Listrik Tidak Urgen dan Berpotensi Gagal Tekan Gas Rumah Kaca

Selasa, 16/5/23 | 14:26 WIB
in Berita
0
Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur —Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin mengomentari perdebatan panas antara pemerintah dan calon presiden dari koalisi perubahan Anies Baswedan terkait kebijakan subsidi mobil listrik.

Menurut senator Sultan, kebijakan subsidi mobil listrik kepada masyarakat kelas menengah atas jelas tidak tepat dilakukan pemerintah jika bertujuan untuk mengurangi penggunaan mobil konvensional yang berkontribusi pada peningkatan emisi karbon. Subsidi tersebut tidak memiliki pengaruh yang siginifikan dan justru meningkatkan volume kendaraan di setiap kota.

“Kami tidak bermaksud membela siapapun, tapi kebijakan ini berpotensi gagal menekan gas rumah kaca (GRK) dan hanya merugikan keuangan negara. Kami bahkan telah mengusulkan agar dilakukan skema tukar tambah mobil listrik dengan mobil konvensional sehingga tidak terjadi ledakan jumlah mobil di kota-kota besar”, tegas Sultan melalui keterangan resminya, Selasa (16/5/2023).

LihatJuga

Hebat! Unand Tembus Kelompok Peringkat 401-600 Dunia dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Hebat! Unand Tembus Kelompok Peringkat 401-600 Dunia dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Rabu, 24/6/26 | 18:12 WIB
22
Muhammadiyah Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Mitra dari Qatar

Muhammadiyah Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Mitra dari Qatar

Selasa, 23/6/26 | 21:26 WIB
2
Baznas Agam Salurkan Zakat Melalui Lima Program Unggulan

Baznas Agam Salurkan Zakat Melalui Lima Program Unggulan

Selasa, 23/6/26 | 21:05 WIB
7

Jawaban atas kritik Anies, kata Sultan, lebih merupakan respons politis pemerintah yang tidak menjawab esensi kritik yang disampaikan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta itu. Sebagai negara dengan luasan hutan yang cukup besar, Indonesia tidak perlu memaksakan diri menghamburkan APBN secara tidak efisien demi komitmen pada penurunan emisi karbon.

“Sebaiknya pemerintah menggunakan pendekatan lain yang lebih efektif untuk menunjukkan komitmen global penurunan suhu bumi saat ini. Salah satunya dengan menghentikan konversi lahan hutan menjadi lahan perkebunan sawit dan proyek food estate, termasuk untuk area pertambangan”, tegasnya.

Selain itu, sambung mantan Wakil Gubernur Bengkulu itu, pemerintah perlu segera menyuntik mati pembangkit listrik tenaga uap secara bertahap. Dan mempercepat proses transisi energi, dari energi fosil menjadi energi baru terbarukan.

“Kebijakan Pemerintah pada sektor transportasi dan pengurangan emisi karbon harusnya dilandasi oleh semangat agar kepemilikan kendaraan pribadi dikurangi secara signifikan. Dan secara konsisten dan tegas melakukan uji emisi karbon terhadap semua jenis kendaraan, khususnya di wilayah perkotaan”, urainya.

Sehingga Sultan mendorong agar pemerintah perlu mawas diri dan mempertimbangkan kembali kebijakan yang menggerus APBN dalam jumlah yang cukup besar itu. Tidak semua negara yang menerapkan kebijakan subsidi mobil listrik, sukses menekan penggunaan mobil konvensional bahkan dalam jumlah yang sangat kecil.

Mengutip sebuah artikel CNBC Indonesia, Amerika Serikat menjadi negara yang dinilai gagal dalam menerapkan kebijakan subsidi mobil listrik. Peneliti Harvard University, Ashley Nunes, dalam jurnal berjudul “Re-thinking Procurement Incentives for Electric Vehicles to Achieve Net-zero Emissions” (Nature, 2022). Penelitian itu menyimpulkan kalau kebijakan subsidi listrik untuk menggenjot penjualan EV di Paman Sam justru meningkatkan emisi gas rumah kaca, alih-alih menguranginya.

Diketahui, besaran subsidi motor listrik pada 2023 sebesar Rp1,4 triliun. Lalu pada 2024 naik menjadi Rp4,2 triliun untuk 600 ribu unit.

Sementara total subsidi mobil listrik pada 2023 sebesar Rp1,6 triliun. Kemudian pada 2024 meningkat menjadi Rp4,9 triliun. Bus listrik juga akan mendapat subsidi dari pemerintah sebanyak Rp48 miliar. Lalu pada 2024 naik menjadi Rp144 miliar.

(Rel/dpd)

Post Views: 371
ShareSendShare
Previous Post

Nevi Zuairina Bersama ALPPIND dan RKI Berbagi Sembako di Jumat Berkah

Next Post

DPD RI Gelar Sidang Paripurna ke-11 Tahun 2022-2023

Next Post
DPD RI Gelar Sidang Paripurna ke-11 Tahun 2022-2023

DPD RI Gelar Sidang Paripurna ke-11 Tahun 2022-2023

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,240)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,425)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,065)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,720)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,691)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,020)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,105)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,547)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,497)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,551)

Berita Lainnya

Terkait Produk Halal, PPUU DPD RI: Revisi UU Perlindungan Konsumen

Terkait Produk Halal, PPUU DPD RI: Revisi UU Perlindungan Konsumen

Kamis, 18/3/21 | 14:49 WIB
5

JAKARTA, AmanMakmur.com ---Ada beberapa catatan terkait substansi UU Cipta Kerja dan Peraturan Pelaksananya dengan masalah perlindungan konsumen. Salah satunya misalnya...

Silaturahmi Nasional FKPPN Minta LaNyalla Perjuangkan Hak Pensiunan Perkebunan

Silaturahmi Nasional FKPPN Minta LaNyalla Perjuangkan Hak Pensiunan Perkebunan

Sabtu, 27/8/22 | 11:33 WIB
22

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menerima aspirasi Forum Komunikasi Purnakarya Perkebunan Nusantara (FKPPN) di Medan. (Foto : dpd)...

Peringati Hari Guru, Ratu Keisya Persembahkan Bunga pada Wali Kelas

Peringati Hari Guru, Ratu Keisya Persembahkan Bunga pada Wali Kelas

Kamis, 25/11/21 | 09:52 WIB
10

Ratu Keisya Firlianzi, siswi kelas 9.3 SMP Negeri 21 Padang memberikan hadiah bunga kepada wali kelasnya Lusperia Marbun dalam peringatan...

Anak Muda Kreatif Jebolan Telkom University Ciptakan Alat Penguat Signal

Anak Muda Kreatif Jebolan Telkom University Ciptakan Alat Penguat Signal

Rabu, 10/11/21 | 11:52 WIB
39

Rido Fermana Kusuma, ciptakan alat untuk penguat dan penyedot signal, dan diberi nama Langkitang Signal. (Foto : Ad) PADANG, AmanMakmur.com---...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.