• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Masih Terjadi Penyelewengan Pupuk Subsidi, Sultan Minta Peran PPL Pertanian Ditingkatkan

Selasa, 14/3/23 | 18:01 WIB
in Berita
0
Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur ––Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin mendorong pemerintah melalui Kementerian Pertanian dan pemerintah daerah untuk meningkatkan peran dan fungsi Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dalam mengontrol distribusi dan penggunaan pupuk subsidi di tingkat petani.

Permintaan ini disampaikan Sultan menyusul masih adanya kasus penyelewengan pupuk subsidi pemerintah oleh oknum yang sangat merugikan petani di banyak daerah.

SVP Corporate Secretary PT Pupuk Indonesia (Persero) Wijaya Laksana mengakui masih ada praktik penyelewengan pupuk subsidi di masyarakat.

LihatJuga

KAI Divre II Sumbar Peringati Hari Kartini dengan Beri Penumpang Perempuan Souvenir

KAI Divre II Sumbar Peringati Hari Kartini dengan Beri Penumpang Perempuan Souvenir

Selasa, 21/4/26 | 18:47 WIB
1
DPD RI Tekankan MoU Strategis untuk Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

DPD RI Tekankan MoU Strategis untuk Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

Selasa, 21/4/26 | 18:37 WIB
3
Universitas Adzkia Padang Ikuti Pengabdian Nasional di Desa Kasomalang Jabar, Diikuti 173 Dosen dari 64 Perguruan Tinggi se-Indonesia

Universitas Adzkia Padang Ikuti Pengabdian Nasional di Desa Kasomalang Jabar, Diikuti 173 Dosen dari 64 Perguruan Tinggi se-Indonesia

Selasa, 21/4/26 | 18:20 WIB
8

Penyelewengan itu terjadi setelah pupuk keluar dari kios. Oleh karena itu, pihaknya tidak bisa langsung menindak tegas. Pasalnya, jika pupuk subsidi sudah keluar dari kios, pihaknya tidak bisa mengontrol.

“Manajemen kontrol distribusi yang lemah masih menjadi celah penyalahgunaan pupuk subsidi di daerah. Hal ini tentu bisa diminimalisir jika keberadaan petugas penyuluh pertanian di setiap kecamatan dan desa diberikan peran lebih untuk mendata dan mengontrol setiap aktivitas agribisnis petani”, ungkap Sultan melalui keterangan resminya, Selasa (14/3/2023).

Aktivitas Petani terkait waktu tanam dan jenis komoditi, kata mantan Wakil Gubernur Bengkulu itu, pasti bisa terindentifikasi oleh para penyuluh. Data inilah yang kemudian menjadi rujukan bagi kios penyalur resmi untuk menjual pupuk subsidi tersebut kepada petani.

“Artinya rekomendasi penyuluh harus menjadi salah satu syarat bagi petani dalam membeli pupuk subsidi di kios resmi mitra pupuk Indonesia di setiap desa atau kecamatan. Penggunaan teknologi khusus seperti chip juga belum tentu efektif untuk mengantisipasi modus para mafia di lapangan”, tegas Sultan.

Lebih lanjut Sultan menerangkan bahwa Selama ini mekanisme pengawasan penyaluran pupuk subsidi hanya dilakukan oleh Komisi pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3). Namun dirinya mengaku keberadaan komisi yang notabene dikomandoi oleh para kepala daerah ini belum berjalan seperti yang diharapkan.

“Pencegahan penyelewengan pupuk subsidi juga perlu melibatkan peran serta masyarakat dalam proses saling mengontrol dan mendukung agenda pembangunan pertanian. Di sisi lain, Para penyuluh pertanian juga harus diberikan insentif yang cukup oleh pemerintah”, ujar Sultan.

Penyelewengan dan salah sasaran subsidi pupuk, tambahnya, menjadi salah satu alasan dibalik dipangkasnya anggaran, jenis pupuk subsidi serta jenis komoditi oleh pemerintah. Kebijakan ini memiliki dampak yang signifikan bagi biaya produksi petani.

“Petani dan penyuluh pertanian harus membangun misi pengawasan kolektif dalam proses distribusi pupuk. Jangan sampai ada kesenjangan pemilikan dan penggunaan pupuk subsidi di tingkat petani”, tutupnya.

(Rel/dpd)

Post Views: 371
ShareSendShare
Previous Post

Presiden Jokowi Tinjau Kesiapan Venue KTT ASEAN Summit 2023 di Meurorah Labuan Bajo

Next Post

LaNyalla Desak Skandal Pajak Diusut Transparan dan Jangan Takut-takuti Rakyat

Next Post
LaNyalla Desak Skandal Pajak Diusut Transparan dan Jangan Takut-takuti Rakyat

LaNyalla Desak Skandal Pajak Diusut Transparan dan Jangan Takut-takuti Rakyat

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,150)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,351)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (8,978)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,635)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,612)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,925)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,032)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,456)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,395)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,479)

Berita Lainnya

Komite IV DPD RI: Pemberdayaan UMi Harus Jadi Perhatian Semua Pihak

Komite IV DPD RI: Pemberdayaan UMi Harus Jadi Perhatian Semua Pihak

Senin, 07/6/21 | 12:35 WIB
4

Komite IV DPD RI berfoto bersama dengan stakeholder, sesudah rapat mengenai UMKM di Sumut. (Foto : dpd) SUMATERA UTARA, AmanMakmur.com...

LaNyalla: Kurangi Anggaran Infrastruktur, Pemerintah Lebih Baik Fokus Tangani Covid-19

LaNyalla: Kurangi Anggaran Infrastruktur, Pemerintah Lebih Baik Fokus Tangani Covid-19

Rabu, 18/8/21 | 13:25 WIB
1

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti bersama Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dan Ketua MA RI Muhammad Syarifuddin saat...

Setelah 20-an Tahun, Alumni BM PAN di Sumbar Bakal Gelar Reuni

Setelah 20-an Tahun, Alumni BM PAN di Sumbar Bakal Gelar Reuni

Selasa, 21/6/22 | 13:46 WIB
24

Nandin Dt Rajo Nan Panjang. (Foto : Dok) PADANG, AmanMakmur.com --- Setelah hampir 20 tahun pernah bersama dalam pergerakan organisasi,...

Komite I DPD RI Siapkan Revisi UU Pemerintah Aceh

Komite I DPD RI Siapkan Revisi UU Pemerintah Aceh

Selasa, 18/1/22 | 12:19 WIB
19

Komite I DPD RI adakan RDPU bahas evaluasi atas pelaksanaan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA). (Foto...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.