• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Tentang Jaminan Produk Halal, Gus Hilmy: Sudahi Perdebatan Logo, Cermati Prosesnya

Senin, 21/3/22 | 09:49 WIB
in Berita
0
Anggota MPR RI sekaligus Anggota DPD) RI Dr H Hilmy Muhammad, MA, menyelenggarakan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, di Komplek Q PP Al Munawwir Krapyak Yogyakarta. (Foto : dpd)

YOGYAKARTA, AmanMakmur.com — Anggota MPR RI sekaligus Anggota DPD) RI Dr H Hilmy Muhammad, MA, menyelenggarakan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, Minggu (20/3) siang, di Komplek Q PP Al Munawwir Krapyak Yogyakarta.

Acara tersebut mengambil tema Jaminan Produk Halal Sebagai Upaya Menjaga Keharmonisan Hubungan Antarumat Beragama.

Senator asal Yogyakarta tersebut mengharapkan masyarakat untuk tidak lagi memperdebatkan logo halal yang diluncurkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) belum lama ini.

LihatJuga

Hebat! Unand Tembus Kelompok Peringkat 401-600 Dunia dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Hebat! Unand Tembus Kelompok Peringkat 401-600 Dunia dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Rabu, 24/6/26 | 18:12 WIB
19
Muhammadiyah Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Mitra dari Qatar

Muhammadiyah Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Mitra dari Qatar

Selasa, 23/6/26 | 21:26 WIB
2
Baznas Agam Salurkan Zakat Melalui Lima Program Unggulan

Baznas Agam Salurkan Zakat Melalui Lima Program Unggulan

Selasa, 23/6/26 | 21:05 WIB
7

“Logo sudah ditetapkan oleh pemerintah. Jadi ya, sudah. Tidak perlu lagi diperdebatkan. Tentang logo itu tidaklah substansial. Justru yang lebih penting kita cermati adalah bagaimana proses sertifikasi halal itu berlangsung dengan baik, dari sejak hulu sampai hilir,” ujar Katib Syuriah PBNU tersebut.

Lebih lanjut, pria yang juga akrab disapa Gus Hilmy, mengharapkan masyarakat tidak terpancing jika ada orang yang mencemooh logo halal tersebut. Gus Hilmy pun menganalogikan bahwa orang yang hanya membicarakan soal bentuk dan person, berarti orang kecil. Sementara orang besar selalu bicara tentang ide.

“Sudahi urusan logo. Mari kita cermati proses halalnya. Kita ajak UMKM yang belum mendapatkan label halal, jika perlu didampingi dan didaftarkan,” ajar salah satu pengasuh Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak tersebut.

Terkait kehalalan produk, Gus Hilmy juga menyinggung ini bahwa hal ini tidak hanya terkait makanan, tetapi juga banyak hal, termasuk bahan olahan makanan, obat, dan kosmetika. Di luar hal itu, Gus Hilmy juga menekankan kejujuran, baik kejujuran terkait proses mendapatkan seritifkatnya maupun kejujuran dalam pengajuan kehalalan produk dengan tidak menyembungikan bahan-bahan produknya.

Menurutnya, produsen yang memiliki produk tertentu harus mematuhi aturan dengan tidak menyembunyikan bahan-bahan pembuatan produknya sehingga dapat menipu konsumen muslim.

Etika ini harus dijaga oleh produsen. Jika hal ini berjalan dengan baik, keharmonisan hubungan antarumat beragama akan selalu terjaga di Indonesia.

Sementara itu, Prof Dr Makhrus Munajat, SH, MHum, selaku pembicara menyampaikan bahwa kehalalan itu harus utuh, baik dalam maupun luarnya. Bisa jadi dari barangnya halal, tetapi cara mendapatkannya tidak halal.

Pedagang roti bakar misalnya, kata Ketua Komisi Fatwa MUI DIY tersebut, memang terdapat logo halal dalam bungkusnya, tetapi bagaimana dengan tempatnya, margarin untuk mengoleh roti, kuasnya, dan lain sebagainya.

Selain itu, Dekan Fakultas Syariah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tersebut juga menjelaskan mengapa jaminan halal dibutuhkan. “Mengapa air kemasan yang diminum butuh label halal? Padahal secara kasat mata terlihat jelas kehalalannya. Karena semua orang membutuhkan jaminan. Kenapa perlu jaminan halal? Declare apa yang diminum jelas halalnya. Secara ilmiah, dilakukan berbagai proses sehingga jaminan halal dan kesehatannya terjamin,” ujarnya.

Penjelasan lebih detail disampaikan oleh Auditor Produk Halal MUI DIY, Dr Hj Fatma Zuhrotun Nisa. Menurutnya, bagi auditor, halal saja tidak cukup. Namun juga harus baik, bermutu, dan bergizi.

“Selain dipastikan halal, sebuah produk harus memenuhi unsur baik, bermutu, dan bergizi atau yang disebut dengan Toyyib. Di antara yang diaudit adalah tempat masak. Apakah tempat masaknya dekat dengan kamar mandi, kandang binatang, dan lain sebagainya? Jadi tempat masaknya harus betul-betul diperhatikan karena bisa menentukan hasil masakannya,” kata wanita yang juga salah satu pengasuh Pondok Pesantren Krapyak tersebut.

Di masyarakat kita, kata Hj Fatma, banyak sekali terjadi kesalahpahaman tentang kehalalan suatu makanan, yang cenderung dilihat dari asalnya. Ia mencontohkan ayam di sebuah restoran, asalnya memang halal. Namun orang kerap kali tidak mau tahu bagaimana proses penyembelihan hingga penyajiannya, atau bahkan bagaimana ayam itu didapatkan?

“Oleh sebab itu, diedukasi terkait produk halal ini perlu dimasifkan,” ujarnya.

(Rel/dpd)

Post Views: 295
ShareSendShare
Previous Post

Sambut Ramadan 1443 H, DPC Partai Ummat Cilodong Gelar Cek Kesehatan Gratis

Next Post

Lahan Dipaksa untuk Tol, Warga Sumedang Mengadu ke Ketua DPD RI

Next Post
Lahan Dipaksa untuk Tol, Warga Sumedang Mengadu ke Ketua DPD RI

Lahan Dipaksa untuk Tol, Warga Sumedang Mengadu ke Ketua DPD RI

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,240)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,424)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,065)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,720)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,691)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,020)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,105)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,546)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,494)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,551)

Berita Lainnya

LaNyalla : Presidential Threshold Tidak Perkuat Demokrasi, Justru Memperlemah

LaNyalla : Presidential Threshold Tidak Perkuat Demokrasi, Justru Memperlemah

Selasa, 16/11/21 | 10:04 WIB
15

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menjadi narasumber di acara Focus Group Discussion (FGD) 'Presidential Threshold dan Oligarki Pemecah...

Bupati Suhatri Bur Hadiri Pengukuhan Pengurus PNSB di Kepri

Bupati Suhatri Bur Hadiri Pengukuhan Pengurus PNSB di Kepri

Selasa, 30/11/21 | 05:11 WIB
34

Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur serahkan pataka bendera pada pengurus Perkumpulan Nagari Sikabu Batam (PNSB) Periode 2021-2024, yang baru dilantik,...

LaNyalla: Indonesia Semakin Krisis Negarawan, Semua Lembaga Berpolitik

LaNyalla: Indonesia Semakin Krisis Negarawan, Semua Lembaga Berpolitik

Selasa, 17/10/23 | 18:00 WIB
18

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) JAWA TIMUR, AmanMakmur ---Pernyataan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Saldi Isra...

Soal Bikameral, Fernando Sinaga: Harus Setara DPD RI dengan DPR RI

Soal Bikameral, Fernando Sinaga: Harus Setara DPD RI dengan DPR RI

Kamis, 04/11/21 | 11:41 WIB
21

Fernando Sinaga, Anggota DPD RI yang juga Anggota Badan Sosialisasi MPR RI. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com--– Dalam Rapat Pleno...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.