• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Sultan B Najamudin Ingatkan Jangan Sampai Penegak Hukum yang Backing Narkoba

Selasa, 13/4/21 | 21:06 WIB
in Berita
0

JAKARTA, AmanMakmur.com —Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo, Selasa (13/4), memerintahkan Propam Polri untuk menindak tegas oknum polisi yang menyalahgunakan wewenang. Ia bahkan meminta Propam Polri untuk memecat oknum yang terlibat narkoba.

Mencermati itu, Wakil Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin mendukung pernyataan Kapolri tersebut, dimana menurut senator muda asal Bengkulu tersebut, bukan hanya oknum polisi yang mesti ditindak tegas, kepada seluruh pihak lainnya yang berwenang dalam menyalahgunakan kewenangannya dalam melindungi peredaran narkoba mesti mendapatkan tindakan dan sangsi yang lebih berat.

“Saya mendengar ada kurang lebih lima juta orang saat ini yang terlibat narkoba, dan 250 ribu warga binaan di dalam rutan dan lapas tersangkut kasus narkoba,” ujarnya.

LihatJuga

Retret Ketua DPRD, Prof Djohermansyah Djohan: Integritas Tidak Dapat Dibentuk Secara Instan

Retret Ketua DPRD, Prof Djohermansyah Djohan: Integritas Tidak Dapat Dibentuk Secara Instan

Kamis, 16/4/26 | 21:39 WIB
10
Ketua DPRD Padang Pariaman Aprinaldi Ikuti Retret Lemhannas di Magelang

Ketua DPRD Padang Pariaman Aprinaldi Ikuti Retret Lemhannas di Magelang

Kamis, 16/4/26 | 11:55 WIB
8
KAI Divre II Sumbar Lakukan Medical Check Up Rutin bagi Pekerja

KAI Divre II Sumbar Lakukan Medical Check Up Rutin bagi Pekerja

Kamis, 16/4/26 | 10:31 WIB
6

Tentu masalah ini sangat mengkhawatirkan. Maka Sultan minta penegak hukum memang harus benar-benar serius dan tegas menanggapi persoalan ini.

Mantan Wakil Gubernur Bengkulu tersebut menyesalkan bagaimana pihak yang berwajib yang terjerat kasus narkoba, bahkan peredaran narkoba juga bisa dikendalikan di dalam Lapas.

“Ke depan pemberantasan narkoba ini harus fokus kepada memotong mata rantai peredaran dengan cara memberantas akarnya. Jangan sampai kerja keras selama ini dalam memberantas narkoba di masyarakat tidak membuahkan hasil. Banyak yang ditangkap tapi peredaran masih kuat di bawah. Artinya kita belum memotong sumber peredarannya”, tandas Sultan.

Sultan juga menambahkan, jika ada dorongan agar adanya diskresi Kepolisian untuk tembak mati para pengedar narkoba, menurutnya itu wacana yang bisa dipertimbangkan oleh pemerintah.

“Penindakan dan pencegahan dalam memberantas narkoba harus seimbang. Kedua aspek ini bisa memiliki hasil maksimal jika pihak yang berwajib, penegak hukum, LSM, masyarakat dan seluruh pihak bisa bekerja sama dengan misi yang sama,” ujarnya.

Baru-baru ini Kemenkes menyiarkan bertambahnya 27 zat baru narkotika. Menurut BNN, 44 jenis narkoba beredar di Indonesia. Bukan hanya bahan-bahannya yang berkembang, melainkan juga penyajian, bentuknya, mulai cairan sampai bentuk bahan isap.

Kejahatan juga menggunakan iptek yang sesungguhnya netral. Banyaknya tawaran narkoba, dekatnya dalam kehidupan generasi muda, menyebabkan pengguna narkoba di kalangan anak muda meningkat tajam. Bahkan dapat dikatakan sebagian besar pecandu narkoba atau penyalah guna narkoba adalah generasi muda.

Pada 2015 jumlah pengguna narkoba 5,1 juta, pada 2016 menjadi 5,8 juta orang.

Selain itu menurut Sultan bahwa memang menekan peredaran dengan Indonesia sebagai negara Kepulauan yang memiliki banyak pintu masuk juga bukan hal yang mudah. Apalagi sulitnya pemberantasan narkoba di Indonesia karena zat atau bahan untuk pembuatan narkoba dan psikotropika dihasilkan melalui home industry.

Dari data BNN model home industry ini sebagian berada di China, kemudian dijual oleh pengedar ke pasar bebas. Pemerintah China mengakui ada jaringan pengedar yang menjadikan Indonesia sebagai target peredaran narkoba.

Ini suatu permasalahan kenapa narkoba jadi sulit untuk dikendalikan. Narkoba yang berasal dari luar biasanya tidak langsung menuju Indonesia, tetapi dikirim terlebih dulu ke Singapura atau Malaysia sebagai tempat transit. Kemudian, diselundupkan ke Indonesia melalui banyak tempat.

“Membangun kesepakatan dan kesepahaman dengan negara tetangga Indonesia juga penting dalam isu pemberantasan narkoba. Kita tidak bisa berdiri sendiri dalam mengentaskan peredarannya. Harus ada kerjasama global dan kesepakatan”, tuturnya.

Disinggung mengenai permintaan Arteria Dahlan (Anggota DPR RI) agar polisi tembak mati bandar dan kurir, jaksa tuntut mereka dengan hukuman mati dan hakim jatuhi putusan hukuman mati kepada mereka (pengedar narkoba), Sultan menanggapinya dengan bijak.

“Saya sepakat tembak mati kepada siapapun bandar narkoba ataupun sanksi yang seberat-beratnya”, jelas Sultan.

Tapi pertanyaannya, lanjut Sultan, apakah hal tersebut akan menimbulkan efek jera dan rasa takut (traumatik) kepada para pengedar ataupun calon pengedar, belum tentu.

Sebab jika akses untuk menjadi seorang bandar atau kurir pengedar narkoba masih mudah dalam mengakses produk barang haram tersebut maka bisa saja setiap satu yang ditembak mati akan melahirkan satu orang baru menjadi bandar.

“Maka juga yang sangat penting adalah memotong akar sumber dari peredarannya. Termasuk juga memastikan di lembaga penegakan hukum kita tidak ada yang menjadi backing terhadap peredaran narkoba,” tutupnya.

 

(Rel/dpd)

Post Views: 268
ShareSendShare
Previous Post

Dibantu Eks Napi Teroris, Ketua DPD RI Harap Milenial Tak Keliru Pahami Jihad

Next Post

Komit Keterbukaan, KI Sumbar Buka DPA ke Ruang Publik

Next Post
Komit Keterbukaan, KI Sumbar Buka DPA ke Ruang Publik

Komit Keterbukaan, KI Sumbar Buka DPA ke Ruang Publik

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,146)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,347)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (8,973)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,631)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,608)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,920)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,028)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,453)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,386)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,479)

Berita Lainnya

Sumbar “Darurat Kekerasan Seks pada Anak”, Muhayatul: Gubernur Harus Serius Urus Masalah Anak

Sumbar “Darurat Kekerasan Seks pada Anak”, Muhayatul: Gubernur Harus Serius Urus Masalah Anak

Rabu, 07/6/23 | 10:40 WIB
31

Muhayatul, Ketua Fraksi PAN DPRD Sumbar. (Foto : Dok) PADANG, AmanMakmur ---Ketua Fraksi PAN DPRD Sumbar Muhayatul meminta Gubernur Sumbar...

Resahkan Pengguna Jalan, “Pak Ogah” Diamankan Satpol PP

Resahkan Pengguna Jalan, “Pak Ogah” Diamankan Satpol PP

Kamis, 07/1/21 | 15:57 WIB
7

PADANG, AmanMakmur.com ---Meresahkan penguna jalan, dua orang "Pak Ogah" diamankan Satpol PP Padang, Rabu (6/1). Mereka di jaring petugas di...

Ketua DPD RI Sambut Baik Ide Sister Province dari Dubes Maroko

Ketua DPD RI Sambut Baik Ide Sister Province dari Dubes Maroko

Kamis, 03/6/21 | 09:29 WIB
60

Ketua DPD RI saat menerima kunjungan Duta Besar Kerajaan Maroko untuk Indonesia, Ouadia Benabdellah, di kantor DPD, Senayan, Jakarta, Kamis...

Antara Tarif Tol, Pajak yang Disetor dan Rakyat yang Tekor

Antara Tarif Tol, Pajak yang Disetor dan Rakyat yang Tekor

Minggu, 11/6/23 | 20:29 WIB
7

@hniyus @hmad, Pengamat Sosial dan Politik. (Foto : Dok) Oleh: @hniyus @hmad INFRASTRUKTUR adalah program andalan dari Kabinet Indonesia Maju...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.