• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

LaNyalla: Indonesia Dapat Dirawat dengan Sikap Negarawan, Bukan Politisi

Sabtu, 08/1/22 | 12:51 WIB
in Berita
0
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengatakan nilai-nilai Pancasila harus kembali menjadi falsafah sekaligus way of life bangsa jika ingin merawat Indonesia.

“Kita harus berpikir dan bertindak seperti negarawan, bukan politisi,” kata LaNyalla saat didaulat menyampaikan Keynote Speech dalam Pelantikan Pengurus dan Silaturahmi Kebangsaan Pengurus Pusat KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) 2021-2023, Sabtu (8/1/22), di Jakarta. Tema yang diangkat adalah ‘Bersama Merawat Indonesia‘.

Kegiatan ini dihadiri Ketua Umum PP KAMMI, Saudara Zaky Ahmad Rivai, Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, Ketua Pusat Studi Islam dan Kenegaraan-Indonesia Yudi Latief, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan peserta Silaturahmi Kebangsaan.

LihatJuga

Siap Berkontribusi untuk Kemajuan Daerah, Purna ASN Saiyo Sakato Padang Pariaman Gelar Silaturahmi Taragak Basuo

Siap Berkontribusi untuk Kemajuan Daerah, Purna ASN Saiyo Sakato Padang Pariaman Gelar Silaturahmi Taragak Basuo

Kamis, 23/7/26 | 08:32 WIB
54
Bangun Citra Positif di Tengah Ekosistem Digital, MPI PP Muhammadiyah Gelar Akademi Jurnalistik Muhammadiyah (AJM) 2026

Bangun Citra Positif di Tengah Ekosistem Digital, MPI PP Muhammadiyah Gelar Akademi Jurnalistik Muhammadiyah (AJM) 2026

Selasa, 21/7/26 | 20:28 WIB
3
Ketua DPD RI Sultan B Najamudin: Pemerintah Berkomitmen Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat Daerah

Ketua DPD RI Sultan B Najamudin: Pemerintah Berkomitmen Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat Daerah

Selasa, 21/7/26 | 20:06 WIB
5

Menurut LaNyalla, partai politik tidak boleh menjadi satu-satunya instrumen yang menentukan wajah dan arah perjalanan bangsa. Karena politisi selalu berpikir tentang ‘next election‘ . Berbeda dengan negarawan yang selalu berpikir tentang ‘next generation‘ .

“Politisi bekerja dengan pamrih, negarawan bekerja tanpa pamrih. Politisi ingin memetik hasil secepat-cepatnya, negarawan acapkali tidak melihat hasil pengabdiannya sampai akhir hayatnya, karena ia berbakti untuk masa depan bangsanya. Politisi bisa saja mengorbankan orang lain untuk meraih kepentingannya. Tetapi negarawan seringkali mengorbankan dirinya untuk kepentingan orang lain,” papar Senator asal Jawa Timur itu.

LaNyalla juga menyorot tema Silaturahmi Kebangsaan yang digelar KAMMI, yakni “Bersama Merawat Indonesia”.

Menurutnya dari kalimat tersebut terkandung satu kata penting yang perlu dielaborasi di sini. Yaitu kata “bersama” yang mengandung arti berada dalam situasi kebersamaan. Bersatu. Kompak. Tidak tercerai berai. Tidak tersekat-sekat. Tidak terpolarisasi. Utuh sebagai sebuah bangsa.

“Pertanyaan saya, apakah hari ini kita sudah “bersama”? Atau kita masih tersekat-sekat? Atau kita masih terpolarisasi? Atau masih terbelah? Atau kita sebagai bangsa masih terus menerus gaduh dan saling melakukan persekusi?” Tanyanya.

Faktanya, dalam beberapa tahun terakhir ini, menurut LaNyalla, bangsa ini disuguhi kegaduhan nasional. Tidak hanya saling caci maki di media sosial dan saling melaporkan ke ranah hukum tetapi antar kelompok selalu melakukan Anti-Thesa kepada kelompok lain. Apakah itu dalam bentuk kalimat verbal, simbol maupun aksi.

“Hingga puncaknya, anak bangsa ini secara tidak sadar membenturkan Vis-à-vis Pancasila dengan Islam. Hanya karena semangat melakukan apapun yang bersifat Anti-Thesa untuk menjelaskan identitas dan posisi. Padahal tidak ada satu tesis pun yang bisa menjelaskan pertentangan antara Pancasila dengan Islam,” ujar dia.

Di masa lampau, politik aliran hanya bersaing dalam perolehan kursi partai politik. Pembelahan itu tidak dibarengi
dengan polarisasi tajam sampai ke akar rumput dan menahun. Bahkan Almarhum Gus Dur ketika itu memiliki banyak joke-joke segar dengan menggunakan idiom-idiom PNI, PSI, Masyumi dan NU. Tanpa ada yang merasa tersinggung.

“Karena saat itu mereka berada dalam satu wadah besar Indonesia dengan Pancasila sebagai falsafah yang mereka
sepakati sebagai way of life bangsa ini,” tegasnya.

Lalu apa sebenarnya penyebab atau akar masalah sehingga beberapa tahun terakhir bangsa ini menjadi seperti ini? tanya LaNyalla.

“Berulangkali saya sampaikan, bahwa persoalan bangsa ini ada di sektor Hulu, bukan di sektor Hilir. Oleh karena itu jika ingin membedah penyebab dari semua ini, kita harus mundur ke belakang sejenak. Untuk melihat persoalan fundamental yang terjadi di negeri ini,” ujarnya.

Pangkal persoalan yang dimaksud LaNyalla adalah adanya hasil Amandemen Konstitusi tahun 2002, yang telah mengubah lebih dari 90 persen isi pasal-pasal di UUD 1945 naskah asli. Sistem tata negara yang dirumuskan para pendiri bangsa yang mengacu kepada Demokrasi asli Indonesia, yaitu Demokrasi Pancasila justru berganti menjadi Demokrasi Liberal.

“Begitu pula dengan sistem Ekonomi Nasional. Sejak Amandemen 2002, Indonesia telah meninggalkan Sistem Ekonomi Pancasila yang menitikberatkan kepada pemisahan yang jelas antara wilayah Koperasi, BUMN dan Swasta, menjadi Sistem Ekonomi Kapitalistik,” imbuhnya.

Hal itulah yang membuat LaNyalla sekarang ini berjuang dan terus menggelorakan semangat publik untuk mengembalikan Pancasila sebagai pedoman utama dalam demokrasi dan sistem ekonomi.

(Rel/dpd)

Post Views: 262
ShareSendShare
Previous Post

LaNyalla: Dugaan Vaksinasi Booster Ilegal di Surabaya Harus Diusut Tuntas

Next Post

Harga Masih Bergejolak, Nevi Zuairina Minta Operasi Pasar Kebutuhan Pokok Tepat Sasaran

Next Post
Harga Masih Bergejolak, Nevi Zuairina Minta Operasi Pasar Kebutuhan Pokok Tepat Sasaran

Harga Masih Bergejolak, Nevi Zuairina Minta Operasi Pasar Kebutuhan Pokok Tepat Sasaran

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,276)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,471)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,108)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,749)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,727)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,067)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,128)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,578)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,530)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,580)

Berita Lainnya

Sultan B Najamudin Dorong Agenda Literasi Keuangan Masuk dalam Kurikulum Sekolah

Sultan B Najamudin Dorong Agenda Literasi Keuangan Masuk dalam Kurikulum Sekolah

Rabu, 02/2/22 | 08:53 WIB
29

Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com ---Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin mendorong...

Nono Sampono: TNI Harus Ikuti Perkembangan Lingkungan Strategis

Nono Sampono: TNI Harus Ikuti Perkembangan Lingkungan Strategis

Jumat, 10/9/21 | 02:52 WIB
40

Nono Sampono, Wakil Ketua DPD RI. (Foto : dpd) MALUKU, AmanMakmur.com---Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono menegaskan dinamika lingkungan strategis...

Cabor Panjat Tebing, Tiga Atlet Sumbar Lolos pada Babak Kualifikasi

Cabor Panjat Tebing, Tiga Atlet Sumbar Lolos pada Babak Kualifikasi

Senin, 27/9/21 | 13:29 WIB
30

Atlet panjang tebing Sumbar sedang bertanding. (Foto : MO) PAPUA, AmanMakmur.com--- Tiga atlet panjat tebing Sumbar berhasil lolos pada babak...

Jelang Nataru, Komite II DPD RI Ingatkan Kementan Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan Pangan

Jelang Nataru, Komite II DPD RI Ingatkan Kementan Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan Pangan

Rabu, 29/11/23 | 16:13 WIB
6

Komite II DPD RI dan Mentan RI berfoto bersama. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur ---Kebijakan untuk menjaga stabilisasi harga pangan...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.