• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Gus Hilmy Sampaikan Landasan Khidmah dan Tantangan NU ke Depan

Jumat, 17/12/21 | 06:25 WIB
in Berita
0
Dr H Hilmy Muhammad, MA, atau akrab disapa Gus Hilmy, Anggota DPD RI Dapil Yogyakarta. (Foto : dpd)

YOGYAKARTA, AmanMakmur.com —Menghadapi tantangan ke depan, tiga hal penting yang perlu menjadi p erhatian Nahdlatul Ulama (NU) adalah ideologisasi, sinergi, dan berpikir global. Ketiganya perlu diwujudkan demi kebaikan NU di era Kebangkitan Kedua (an-Nahdlah ats-Tsaniyah).

Hal tersebut disampaikan oleh Dr H Hilmy Muhammad, MA, dalam perannya sebagai keynote speaker dalam webinar Alumni PCI NU se-Dunia; Road to Muktamar Lampung dengan tema NU Global; Berkhidmah Tanpa Batas melalui aplikasi Zoom, Kamis (16/12) malam.

“Ideologisasi dengan memperbanyak kaderisasi, patut dimarakkan kembali agar warga NU tahu arah perjuangan, visi, misi dan tujuan organisasi, kelebihan dan kekurangan, siapa lawan (dalam pengertian positif) dan siapa kawan,” jelas Senator asal DI Yogyakarta tersebut.

LihatJuga

Bangun Citra Positif di Tengah Ekosistem Digital, MPI PP Muhammadiyah Gelar Akademi Jurnalistik Muhammadiyah (AJM) 2026

Bangun Citra Positif di Tengah Ekosistem Digital, MPI PP Muhammadiyah Gelar Akademi Jurnalistik Muhammadiyah (AJM) 2026

Selasa, 21/7/26 | 20:28 WIB
3
Ketua DPD RI Sultan B Najamudin: Pemerintah Berkomitmen Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat Daerah

Ketua DPD RI Sultan B Najamudin: Pemerintah Berkomitmen Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat Daerah

Selasa, 21/7/26 | 20:06 WIB
5
Rel Sumatera Barat; Dari Jejak Sejarah Menuju Penguatan Konektivitas Pulau Sumatera

Rel Sumatera Barat; Dari Jejak Sejarah Menuju Penguatan Konektivitas Pulau Sumatera

Selasa, 21/7/26 | 19:08 WIB
13

Di antara caranya, menurut pria yang akrab disapa Gus Hilmy tersebut, adalah memperbanyak pendidikan kader di setiap level organisasi, seperti IPNU-IPPNU, Fatayat, Ansor-Banser, PMII, NU sendiri: PKNU-MKNU. Di sisi lain, pondok pesantren juga perlu memberikan materi khusus ke-NU-an.

“Kedua, hal penting yang harus mendapat perhatian adalah soal sinergi. Sinergi semua komponen NU agar sesama kader saling mendukung dan tidak saling memotong demi mengupayakan maslahat NU,” kata anggota Komite I DPD RI tersebut.

Sinergi yang dimaksud Gus Hilmy adalah sinergi antarpengurus, antarbanom, antarlembaga, atau pengurus dengan banom atau lembaga dengan banom dan lain sebagainya.

Sinergi ini, bagi Gus Hilmy, dapat diwujudkan dengan cara pengelolaan potensi jama’ah NU. Ini juga mengharuskan kita punya rumusan praktis tentang ukhuwah nahdliyyah sehingga dapat dengan mudah laksanakan, apa yang harus dilakukan sebagai kader NU di level masing-masing.

“Yang ketiga adalah berpikir global. NU sudah sepatutnya bicara urusan global, bicara keluar, out of box. Jangan hanya bicara NKRI dan Pancasila, tapi juga bicara tentang teknologi, informasi, dan kedokteran. Melalui apa? Melalui peningkatan kualitas perguruan tinggi-perguruan tinggi, rumah sakit-rumah sakit, media-media dakwah, dan sarana komunikasi digital kita,” jelas alumni PCI Sudan dan Malaysia tersebut.

Yang terpenting dalam berorganisasi, menurut wakil Rais Syuriah PWNU DIY tersebut, adalah bagaimana semua anggota maju bersama-sama, berkembang bersama-sama, sejahtera bersama-sama. Jika ada satu atau dua orang yang maju sendiri, tujuan berorganisasi bisa dikatakan kurang berhasil alias gagal.

Gus Hilmy juga mengingatkan lima prinsip dasar sebagai landasan khidmah kader NU yang disampaikan oleh Allahuyarham K.H. Ali Maksum, yaitu (1) ats-Tsiqatu bi Nahdlatul Ulama, setiap warga NU harus mempercayai NU sebagai tuntunan hidup yang sesuai. (2) al-ma’rifatu bi NU, warga NU harus memahami NU secara keseluruhan. (3) al-amalu bi Ta’alimi NU, warga NU harus mengamalkan ajaran dan tuntunan NU. (4) al-Jihadu fi Sabili NU, berjuang dengan spirit dan dasar-dasar perjuangan ala NU. (5) ash-Shabru fi Sabili NU, sabar dalam ber-NU.

Webinar ini diikuti oleh PCI NU dari berbagai negara, di antaranya adalah Suriah, Turki, Mesir, Sudan, Lebanon, Tunisia, Libya, Maroko, Yordania, Yaman, Hongkong, Korea, Jepang, Malaysia, United Kingdom, dan Amerika.

Hadir pula tokoh-tokoh NU yang menyampaikan pandangannya, yaitu K.H. Taj Yasin Maimoen Zubair (Wakil Gubernur Jawa Tengah), Dr. H. Emil Dardak (Wakil Gubernur Jawa Timur), dan Dr. K.H. Afifuddin Dimyathi, M.A. (Katib Syuriah PBNU).

Kiai Afif mengingatkan bahwa hal penting dalam berkhidmah kepada NU adalah rabithah qolbiyah (Ikatan emosional).

“Dengan ikatan emosional, kita lebih mudah menyelesaikan berbagai persoalan. Buat apa berselisih di NU, toh manhaj sama, ajarannya sama, gurunya sama. Dengan ikatan emosional, kita akan lebih mudah berkorban. Dan dengan ikatan emosional, kita tidak mempermasalahkan siapa pun pemimpinnya, semua akan tetap berperan, berjuang bersama,” kata alumni PCI Mesir dan Sudan tersebut.

Dalam sambutannya, Gus Taj Yasin menyampaikan bahwa terkait Muktamar 34 mendatang di Lampung. “Apa yang terjadi dan menjadi keputusan adalah yang terbaik untuk Nahdlatul Ulama. Kita harus mempercayakan kepada guru-guru kita. Sebagai murid, semua yang berada di pucuk pimpinan NU hari ini adalah guru. Tugas kita kemudian adalah merenungkan bagaimana bentuk khidmah kita setelah Muktamar 34. Tidak perlu lagi memikirkan hasil dan polemik yang terjadi, tapi apa peran kita ke depan.”

Pernyataan tersebut diamini oleh Gus Emil Dardak. Menurutnya, bagi para santri, Muktamar bukan tentang bagaimana hasilnya nanti, tetapi bagaimana setelahnya. Ia juga menambahkan bahwa adanya PCI NU di berbagai dunia, hal ini menandakan ruang khidmah NU itu sangat luas.

“Kehadiran dan keberadaan PCI ini menandakan adanya keterhubungan khidmah dari pelajar-pelajar Indonesia di berbagai negara. Tidak hanya bagi santri, tetapi juga yang berlatar belakang bukan santri,” katanya alumni PCI Jepang tersebut.

(Rel/dpd)

Post Views: 325
ShareSendShare
Previous Post

HM Nurnas Komit Realisasikan Aspirasi Nelayan Pasia Panjang Katapiang

Next Post

Sultan B Najamudin: Parpol Gagal Lakukan Regenerasi dan Edukasi Politik

Next Post
Sultan B Najamudin: Parpol Gagal Lakukan Regenerasi dan Edukasi Politik

Sultan B Najamudin: Parpol Gagal Lakukan Regenerasi dan Edukasi Politik

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,275)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,469)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,106)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,747)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,725)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,066)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,126)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,576)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,528)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,578)

Berita Lainnya

Ketua DPD RI Sambut Positif Uji Coba Transformasi Digital Integrasi Bansos Non Tunai

Ketua DPD RI Sambut Positif Uji Coba Transformasi Digital Integrasi Bansos Non Tunai

Senin, 22/11/21 | 12:54 WIB
12

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com --- Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti,...

Juara Piala Soeratin U-17 Zona Sumbar dan Melaju ke Tingkat Nasional, Buyung Lapau: Persikopa Mohon Dukungan dan Doa Masyarakat Sumbar 

Juara Piala Soeratin U-17 Zona Sumbar dan Melaju ke Tingkat Nasional, Buyung Lapau: Persikopa Mohon Dukungan dan Doa Masyarakat Sumbar 

Minggu, 26/11/23 | 10:31 WIB
95

Ketua Harian Persikopa (Persatuan Sepakbola Kota Pariaman) H Buyung Lapau, SSos, MSi, memegang piala Soeratin U-17. (Foto : Dok) PARIAMAN,...

Soal Program Makan Siang Gratis, Senator Filep Tekankan Langkah Antisipatif Cegah Pungli

Soal Program Makan Siang Gratis, Senator Filep Tekankan Langkah Antisipatif Cegah Pungli

Senin, 30/12/24 | 22:41 WIB
6

Senator Filep Wamafma. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur --- Menyikapi penyelenggaraan program Makan Siang Gratis era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto,...

Pj Walikota Pariaman Roberia Ingatkan ASN untuk Displin dan Konsisten dalam Melayani Masyarakat

Pj Walikota Pariaman Roberia Ingatkan ASN untuk Displin dan Konsisten dalam Melayani Masyarakat

Kamis, 28/11/24 | 15:10 WIB
3

Pj Walikota Pariaman Roberia pimpin Apel Gabungan. (Foto : Kominfo) PARIAMAN, AmanMakmur  ---Penjabat (Pj) Walikota Pariaman Roberia pimpin Apel Gabungan...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.