• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Stop Impor, LaNyalla Minta Pemerintah Bangun Pabrik Ekstraksi Aspal di Buton

Jumat, 18/6/21 | 07:20 WIB
in Berita
0
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd)

SULAWESI TENGGARA, AmanMakmur.com —Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menghadiri acara ramah tamah yang diadakan Walikota Baubau, AS Tamrin, di rumah jabatan Walikota Baubau, Kamis (17/6) malam. Kegiatan ini juga diikuti Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi dan Sultan Buton ke-40 La Ode Muhammad Izzat Manarfa.

LaNyalla yang hadir didampingi Ketua Komite III Sylviana Murni dan tiga anggota DPD dapil Sultra Amirul Tamim, Dewa Putu Ardika Seputra, dan Andi Nirwana, menyinggung mengenai potensi alam Pulau Buton.

Salah satunya adalah aspal Buton yang merupakan aspal alam dengan cadangan terbesar di dunia. Saat ini aspal Buton berjumlah 694 juta ton dengan kadar bitumen 15-35% ditaksir dapat melayani kebutuhan aspal nasional untuk menyuplai pembangunan jalan nasional selama 330 tahun dengan asumsi kebutuhan aspal nasional sebesar 2 juta ton/tahun.

LihatJuga

Harlah 100 Tahun, Senator Gus Hilmy: NU Harus Terus Relevan

Harlah 100 Tahun, Senator Gus Hilmy: NU Harus Terus Relevan

Sabtu, 31/1/26 | 22:52 WIB
1
Pemkab Agam Sampaikan Sejumlah Usulan Infrastruktur pada Rakor Penanganan Bencana

Pemkab Agam Sampaikan Sejumlah Usulan Infrastruktur pada Rakor Penanganan Bencana

Sabtu, 31/1/26 | 22:41 WIB
3
Pelantikan DPP IKA Unand Periode 2025-2029, Rektor Unand: Potensi Strategis 160.291 Alumni Perlu Dikelola Secara Terarah dan Berkelanjutan

Pelantikan DPP IKA Unand Periode 2025-2029, Rektor Unand: Potensi Strategis 160.291 Alumni Perlu Dikelola Secara Terarah dan Berkelanjutan

Sabtu, 31/1/26 | 18:39 WIB
98

“Apakah kita akan bersuka cita menyambut 1 abad aspal Buton, atau justru bersedih karena pemerintah belum juga mampu mendayagunakan anugerah Tuhan ini dengan maksimal dan optimal untuk kemajuan bangsa dan negara ini?” tanya LaNyalla.

Aspal Buton akan genap berusia 100 tahun atau 1 abad pada tahun 2024. Namun LaNyalla merasa Indonesia belum bisa memaksimalkan potensi alam yang ada di Bumi Seribu Benteng tersebut karena lebih banyak melakukan impor untuk kebutuhan aspal dalam negeri.

“Karena sampai hari ini pemerintah membangun infrastruktur jalan tanpa menggunakan aspal Buton. Dengan segudang alasan, termasuk tidak efisiennya aspal Buton. Sehingga lebih baik pemerintah melakukan impor aspal minyak,” ucapnya.

Menurut LaNyalla, upaya-upaya Pemerintah dalam mencari solusi untuk menyelesaikan permasalahan aspal Buton masih kurang tepat sasaran dan tidak menyentuh inti substansi dari permasalahan yang sebenarnya.

“Yang selalu menjadi perhatian Pemerintah adalah bagaimana mengoptimalkan produksi aspal Buton untuk mengurangi impor aspal minyak. Pada saat ini produksi aspal Buton dalam bentuk granular adalah tidak lebih dari 70.000 ton per tahun,” ujar LaNyalla.

Sedangkan kebutuhan aspal Nasional adalah 1,5 juta ton per tahun. Akibatnya lebih dari 1 juta ton per tahun, Indonesia masih harus memenuhi kebutuhan aspal dari aspal minyak impor.

“Kalau pun sekarang ini Pemerintah berhasil mengupayakan untuk mengoptimalkan produksi aspal Buton granular dari 70.000 ton per tahun, misalnya menjadi 350.000 ton per tahun. Maka tetap saja Indonesia masih akan harus terus mengimpor aspal minyak sebesar 650.000 ton per tahun,” sebutnya.

Ditambahkan LaNyalla, Indonesia memang bisa mengurangi sebagian impor aspal minyak dari 1 juta ton per tahun menjadi 650.000 ton per tahun. Hanya saja upaya-upaya tersebut dianggap masih kurang tepat sasaran dan tidak menyentuh inti substansi.

“Karena nyatanya kita masih tetap menjadi importir aspal minyak. Kita masih belum mampu berswasembada aspal. Dan aspal Buton pun masih belum mampu menjadi ‘Tuan Rumah di Negeri sendiri’,” kata LaNyalla.

Menurutnya, peringatan 1 abad aspal Buton seharusnya menjadi tahun bersejarah. Momen tersebut menjadi tonggak nasionalisme sebagai bangsa Indonesia dengan menjadikan aspal Buton sebagai pengganti aspal minyak impor.

“Hal itu seharusnya bisa dilakukan dengan visi besar kita sebagai sebuah bangsa yang besar. Terutama dengan cadangan deposit aspal Buton yang sangat melimpah, dan mampu menggantikan aspal minyak impor yang jumlahnya sebesar 1 juta ton per tahun,” urai LaNyalla.

Senator Jawa Timur itu mengatakan, untuk menggantikan aspal minyak impor 1 juta ton per tahun, aspal Buton harus diproses terlebih dahulu menjadi aspal Buton ‘full’ ekstraksi. Teknologi untuk melakukan proses ekstraksi secara handal dan ekonomis sekarang ini pun sudah ada.

“Dengan asumsi kandungan bitumen rata-rata adalah 20 persen, maka untuk menghasilkan aspal Buton ‘full’ ekstraksi sejumlah 1 juta ton per tahun, diperlukan bahan baku sebanyak 5 juta ton per tahun,” tuturnya.

Dengan mengetahui inti permasalahan aspal Buton itu, LaNyalla mengimbau pemerintah segera mengupayakan sejumlah langkah-langkah strategis. Pemerintah dinulai harus membuat road map untuk mampu menggantikan 1 juta ton per tahun aspal minyak impor dengan 1 juta ton per tahun aspal Buton ‘full’ ekstraksi dalam kurun waktu 10 tahun.

“Pemerintah harus melakukan asesmen dan pengkajian yang mendalam terhadap kehandalan dan keekonomian dari Teknologi Ekstraksi,” kata LaNyalla.

Mantan Ketua Umum PSSI tersebut juga mengharapkan pemerintah menunjuk sebuah BUMN atau BUMD untuk membangun Pabrik Ekstraksi Aspal Buton. LaNyalla menambahkan, Pemerintah harus melakukan penataan ulang IUP-IUP (Izin Usaha Pertambangan) untuk mendukung penyediaan bahan baku 5 juta ton per tahun dalam waktu 10 tahun ke depan.

“Pemerintah harus menghentikan impor aspal minyak dan menggantikannya dengan aspal Buton ‘full’ ekstraksi secara bertahap,” tegasnya.

LaNyalla menyebut, tahun 2024 tidak akan lama lagi. Oleh karena itu Pemerintah harus segera melakukan langkah-langkah konkret, taktis dan strategis agar segala sesuatunya dapat berjalan sesuai dengan jadwal dalam road map.

LaNyalla menyadari permasalahan-permasalahan lain yang perlu dibenahi masih cukup banyak dan bervariasi. Namun menurut LaNyalla, dengan adanya acuan road map untuk kurun waktu 10 tahun ke depan, maka segala sesuatunya akan dapat dikelola dengan baik dan terarah.

“Terutama hal-hal yang berkaitan dengan masalah-masalah ‘Kawasan Ekonomi Khusus’, investasi, infrastruktur, terbukanya lapangan kerja baru, keselamatan kerja, dan lingkungan hidup. Dan pada tahun 2024, saat kita peringati 1 abad aspal Buton, Pabrik Ekstraksi Aspal Buton sudah harus selesai dibangun,” katanya.

LaNyalla mendorong agar pabrik yang dimaksud sudah harus dapat beroperasi dan berproduksi secara optimal. Produk akhir yang akan dihasilkan adalah aspal Buton ‘full’ ekstraksi penetrasi 60/70 yang mampu menggantikan aspal minyak impor.

“Saya yakin, pemerintah dan masyarakat Buton mampu mendorong terwujudnya cita- cita besar tersebut, dengan momentum 1 abad aspal Buton,” kata LaNyalla.

Walikota Baubau, AS Tamrin, mengaku bangga dan bersyukur semua pihak bisa hadir dalam acara itu. Termasuk seluruh jajaran Forkompida Baubau dan beberapa Kepala Dinas dari Provinsi Sultra.

“Ini menjadi isyarat bahwa harapan warga Buton sangat besar mengenai pemekaran wilayah yang aspirasinya sudah dititipkan kepada Ketua DPD RI,” katanya.

Tamrin juga menjelaskan kalau Baubau punya visi misi sebagai kota yang maju sejahtera dan berbudaya. Dia berharap semua daerah di Sultra terutama di Buton harus saling bersinergi.

“Bersama-sama adalah kekuatan,” katanya.

Sedangkan Gubernur Ali Mazi juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Ketua DPD yang merespon positif aspirasi dari masyarakat Buton terkait pemekaran wilayah atau pembentukan Provinsi Kepton (Kepulauan Buton).

“Kami berterima kasih juga soal RUU Daerah Kepulauan yang diinisiasi oleh DPD. Sehingga bisa menjadi landasan daerah kepulauan dalam membangun wilayahnya,” ujar Ali Mazi.

(Rel/dpd)

Post Views: 300
ShareSendShare
Previous Post

Kunjungi Buton Pos, LaNyalla Singgung Amandemen ke-5 dan Aspal Buton

Next Post

Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono Berikan Kuliah Umum di Universitas Andalas Padang

Next Post
Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono Berikan Kuliah Umum di Universitas Andalas Padang

Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono Berikan Kuliah Umum di Universitas Andalas Padang

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,077)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,277)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (8,906)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,576)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,547)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,853)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (6,968)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,392)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,311)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,434)

Berita Lainnya

Senator Filep Minta Kejagung Usut Tuntas Mafia Lain Terkait Kasus Minyak Goreng

Senator Filep Minta Kejagung Usut Tuntas Mafia Lain Terkait Kasus Minyak Goreng

Rabu, 20/4/22 | 10:05 WIB
10

Wakil Ketua I Komite I DPD RI, Filep Wamafma. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com ---Gonjang-ganjing kelangkaan minyak goreng akhirnya mulai...

Arisal Aziz: Carilah Pemimpin yang Bisa Bawa Kemajuan untuk Daerah

Arisal Aziz: Carilah Pemimpin yang Bisa Bawa Kemajuan untuk Daerah

Minggu, 27/10/24 | 18:13 WIB
33

Arisal Aziz, Anggota Komisi 13 DPR RI. (Foto : Dok) Oleh: Wiztian Yoetri (Wartawan Senior) ADA pernyataan menarik dari Arisal...

Peringati Dies Natalis ke-4, Upertis Kedepankan Semangat Rasionalitas

Peringati Dies Natalis ke-4, Upertis Kedepankan Semangat Rasionalitas

Sabtu, 03/8/24 | 01:09 WIB
10

Plt Rektor Upertis Yaslina serahkan alat pengering buah. (Foto : Riko) PADANG, AmanMakmur ---Universitas Perintis Indonesia (Upertis) menggelar acara puncak...

Komite II DPD RI Kunjungi Kawasan Industri di Kabupaten Cirebon

Komite II DPD RI Kunjungi Kawasan Industri di Kabupaten Cirebon

Rabu, 16/11/22 | 16:23 WIB
8

Komite II DPD RI kunjungan kerja ke Kabupaten Cirebon. (Foto : dpd) JAWA BARAT, AmanMakmur.com --- Komite II DPD RI...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.