• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Dinamika Publik Padang FM, Cornelius Sabailatty: Mentawai Itu Cukup 2T, Tidak 3T

Kamis, 18/1/24 | 00:17 WIB
in Berita
0
Cornelius Sabailatty sedang di acara Dinamika Publik Padang FM. (Foto : ika)

PADANG, AmanMakmur —Saat ini, setelah 24 tahun lebih semenjak berdiri pada tanggal 4 Oktober 1999, Kabupaten Kepulauan Mentawai masih berstatus daerah 3T, yakni Tertinggal, Terdepan dan Terluar.

Untuk itu, Cornelius Sabailatty SH, selaku Tokoh Masyarakat Mentawai, berharap kabupaten yang terletak di pantai barat Sumatera itu cukup 2T saja, Terdepan dan Terluar. Sementara untuk T, Tertinggal, jangan.

“Makanya perlu perhatian khusus terhadap Mentawai agar bisa keluar dari status daerah Tertinggal tersebut. Apakah perhatian dari provinsi maupun dari pemerintah pusat,” ujar Cornelius, saat jadi narasumber di acara Dinamika Publik radio Padang FM dengan tema; Membangun Mentawai dengan Kearifan Lokal, Rabu (17/1/2024).

LihatJuga

Bupati Annisa Suci Ramadhani Siapkan Bonus Rp1 Miliar untuk Atlet Dharmasraya Peraih Medali di Porprov XVI Sumbar

Bupati Annisa Suci Ramadhani Siapkan Bonus Rp1 Miliar untuk Atlet Dharmasraya Peraih Medali di Porprov XVI Sumbar

Jumat, 02/10/26 | 20:22 WIB
5
Pemkab Mentawai Dukung Penguatan UMKM Terdampak Bencana, 85 Pelaku Usaha Ikuti Program Kementerian UMKM

Pemkab Mentawai Dukung Penguatan UMKM Terdampak Bencana, 85 Pelaku Usaha Ikuti Program Kementerian UMKM

Jumat, 02/10/26 | 20:00 WIB
6
DPD RI Dorong RUU Daerah Kepulauan Perkuat Konektivitas dan Hak Masyarakat Adat

DPD RI Dorong RUU Daerah Kepulauan Perkuat Konektivitas dan Hak Masyarakat Adat

Jumat, 02/10/26 | 19:52 WIB
3

Cornelius yang turut menjadi pelaku sejarah berdirinya Kabupaten Kepulauan Mentawai melihat persoalan komunikasi merupakan kuncinya.

Bagaimana Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai mampu membangun komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Sumbar dan pemerintah pusat dengan baik.

“Persoalan pembangunan itu kan tidak terlepas dari anggaran. Dan dengan kondisi geografis Mentawai yang merupakan daerah kepulauan, tentunya butuh biaya yang banyak. Inilah yang perlu dikomunikasikan dengan Pemprov Sumbar dan pemerintah pusat,” tutur Anggota DPRD Mentawai periode 2004-2009 ini.

Tetapi, ingatnya, dana-dana yang masuk ke Mentawai itu jangan kemana-mana pula perginya. Karena Cornelius melihat selama ini pengawasan terhadap anggaran pembangunan di Kabupaten Kepulauan Mentawai itu lemah. Hal ini ditandai dengan mencuatnya beberapa kasus korupsi besar di Mentawai.

Kemudian, Cornelius melihat persoalan pokok saat ini di Mentawai itu, bagaimana membangun infrastruktur jalan antar kecamatan ke kecamatan, dan antar desa yang satu ke desa yang lain.

“Jalan darat antar kecamatan dan desa yang representatif itu sangat penting untuk memperlancar keluarnya hasil bumi ke pelabuhan. Dan juga mempercepat mobilisasi masyarakat. Ini tentunya akan ikut meningkatkan perekonomian masyarakat Mentawai,” tutur Cornelius.

Cornelius Sabailatty menerima sertifikat tanda hadir di acara Dinamika Publik Padang FM. (Foto : ika)

Hasil bumi Mentawai itu, sebut Cornelius, di antaranya pisang, pinang, kopra, petai, jengkol, keladi, dan banyak lainnya. “Bagi yang di pesisir pantai tentu mudah membawanya ke pelabuhan. Tapi bagi masyarakat yang di pedalaman, tentu membutuhkan waktu yang lama,” tukas alumni Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta ini, yang sekarang berprofesi sebagai pengacara (advokat).

Membangun Mentawai itu, kata Cornelius lagi, tidak harus dengan proyek-proyek yang mercusuar. Masyarakat Mentawai itu rata-rata menengah ke bawah, dan sentuhan pembangunan yang dilakukan itu berdasarkan kearifan lokal yang tidak muluk-muluk.

Ini disampaikan Cornelius, ketika diminta pendapatnya mengenai perencanaan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Sebenarnya kalau Mentawai itu dikelola dengan baik berdasarkan kearifan lokalnya, kata Cornelius, maka akan mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakatnya. Tapi ini tidak.

Padahal yang telah dihasilkan oleh Mentawai itu dari dulu semuanya bernilai tinggi. Seperti kayu, manau (rotan), kopra, nilam, dan hasil laut yang kualitasnya ekspor. Apalagi pariwisatanya yang telah mendunia. Tapi semuanya seperti tak berbekas terhadap peningkatan perekonomian masyarakat Mentawai.

“Inilah yang menjadi perhatian ke depan. Mentawai harus punya leadership yang kuat, sehingganya mampu membangun Mentawai dengan baik,” pungkasnya

Adapun acara dialog Dinamika Publik Padang FM ini dipandu oleh Broadcaster Senior Jadwal Jalal dan Isa Kurniawan (Wartawan).

(ika)

Post Views: 409
ShareSendShare
Previous Post

Polres Pasaman Barat: Nurhadiansyah Datang, Agung Basuki Pamitan

Next Post

Peduli Perubahan Iklim, BKSP DPD RI dan Bappenas RI Adakan Raker dengan GIZ-Indonesia

Next Post
Peduli Perubahan Iklim, BKSP DPD RI dan Bappenas RI Adakan Raker dengan GIZ-Indonesia

Peduli Perubahan Iklim, BKSP DPD RI dan Bappenas RI Adakan Raker dengan GIZ-Indonesia

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,395)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,589)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,224)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,879)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,838)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,209)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,237)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,699)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,667)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,681)

Berita Lainnya

Bertemu Ketua KPK, LaNyalla Singgung Presidential Threshold 20 Persen

Bertemu Ketua KPK, LaNyalla Singgung Presidential Threshold 20 Persen

Selasa, 14/12/21 | 13:34 WIB
13

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, bertemu Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, di Ruang Kerja Ketua DPD...

Cermati Polemik Realisasi Proyek di Daerah, Filep Dorong Stakeholder Papua Barat Tegas Awasi

Cermati Polemik Realisasi Proyek di Daerah, Filep Dorong Stakeholder Papua Barat Tegas Awasi

Jumat, 19/4/24 | 20:53 WIB
2

Senator Filep Wamafma dalam sebuah rapat. (Foto : dpd) PAPUA BARAT, AmanMakmur --- Persoalan pembangunan jalan di beberapa wilayah di...

Fit and Proper Tes Calon Anggota BPK RI Fokus pada Sinergi dalam Pengelolaan Keuangan Negara

Fit and Proper Tes Calon Anggota BPK RI Fokus pada Sinergi dalam Pengelolaan Keuangan Negara

Rabu, 12/4/23 | 17:03 WIB
23

Suasana uji kelayakan dan kepatutan calon Anggota BPK RI periode 2023-2028 oleh DPD RI. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur ---...

Rp75 Juta Dana Badoncek untuk Lab FK Unand Diserahkan

Rp75 Juta Dana Badoncek untuk Lab FK Unand Diserahkan

Rabu, 18/8/21 | 13:17 WIB
8

Admin WAG "Kawal Covid-19 Sumbar" menyerahkan donasi ke Kepala Lab FK Unand Dr dr Andani Eka Putra. (Foto : Ad)...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.