• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Kemenag Pasaman Barat Gelar Pelatihan Manajemen Penyelenggaraan Ponpes

Senin, 13/2/23 | 23:06 WIB
in Berita
0
Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, ketika membuka Pelatihan Di Wilayah Kerja (PDWK) tentang Pelatihan Teknis Manajemen Penyelenggaraan Pondok Pesantren se-Pasaman Barat. (Foto : gmz)

PASAMAN BARAT, AmanMakmur—Pondok pesantren (ponpes) merupakan lembaga pendidikan yang memiliki ciri khas tersendiri. Pada kegiatan pembelajaran di ruang kelas belajar (RKB) yang ada, ponpes harus beda dengan pelaksanaan sistem pembelajaran di madrasah atau lembaga pendidikan agama dan keagamaan yang lain.

“Jika ada ponpes, ketika melaksanakan proses belajar dan mengajarnya masih sama dengan madrasah. Maka kita khawatir, keberadaan ponpes bersangkutan akan tertinggal dengan madrasah yang ada”, kata Muhammad Nur, Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, ketika membuka Pelatihan Di Wilayah Kerja (PDWK) tentang Pelatihan Teknis Manajemen Penyelenggaraan Pondok Pesantren se-Pasaman Barat di aula instansi yang dipimpinnya, Simpang Empat, Senin (13/2/2023).

Perbedaan mendasar antara ponpes dengan madrasah, terang kepala kantor, adalah adanya pembelajaran kitab standar atau keren disebut dengan belajar kitab kuning, seperti mempelajari kitab Ihya Ulumuddin, Riyadatus Shalihin, dan beberapa kitab standar yang lain. Salam itu, setiap santri selama mengikuti proses pembelajaran berada di asrama.

LihatJuga

Meski Satu Tahun Lagi Muktamar ke-49 Muhammadiyah di Medan, Tapi Venue Sudah Siap 75,2 Persen

Meski Satu Tahun Lagi Muktamar ke-49 Muhammadiyah di Medan, Tapi Venue Sudah Siap 75,2 Persen

Kamis, 24/9/26 | 19:45 WIB
11
Wakil Ketua DPD RI GKR Hemas: Jangan Tunggu Isu Viral untuk Memahami Persoalan Daerah

Wakil Ketua DPD RI GKR Hemas: Jangan Tunggu Isu Viral untuk Memahami Persoalan Daerah

Kamis, 24/9/26 | 19:25 WIB
7
Tanah Datar Raih Juara I TPID Berprestasi Kawasan Sumatera untuk Keenam Kalinya

Tanah Datar Raih Juara I TPID Berprestasi Kawasan Sumatera untuk Keenam Kalinya

Kamis, 24/9/26 | 19:17 WIB
3

Selain jadi pemondokan bagi santri, ulas mantan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pariaman itu, waktu dan kesempatan mengikuti pembelajaran khusus pondok, makin banyak, sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Karakteristik dan corak pesantren di Indonesia, ulas Muhammad Nur, bisa dilihat dengan beberapa hal, yaitu; satu, memakai sistem atau pola pendidikan secara tradisional, mempunyai kebebasan penuh dibanding dengan madrasah atau sekolah modern. Sehingga terjadi hubungan dua arah antara santri dengan ustad (kiyai)

Kedua, kehidupan di ponpes menampilkan semangat demokrasi, karena mereka praktis bekerja sama mengatasi problem non kurikuler mereka.

Ketiga, sistem ponpes mengutamakan kesederhanaan, idealisme, persaudaraan, persamaan, rasa percaya diri dan keberanian.

Kemudian terakhir ke-empat, santri diajarkan beladiri, serta kegiatan seni dan olahraga

Menurut Muhammad Nur, keberadaan pondok di tempat kiyai bersama santrinya, adanya masjid tempat kegiatan belajar mengajar, adanya santri dan kiyai merupakan tokoh sentral dalam pesantren yang memberi pengajaran dan kitab-kitab Islam klasik.

Ponpes tumbuh dan berkembang dengan sendirinya dalam masyarakat karena berhadapan dengan implikasi politis dan kultural yang menggambarkan sikap ulama-ulama Islam sepanjang sejarah.

Tokoh-tokohnya antara lain KH Hasyim As’ari, KH Ahmad Dahlan, KH Zaenal Mustofa, KH M Ilyas Ruhiyat, KH Ali Ma’shum, Sayyid Sulaiman, Kyai Itsbat, Syaikh Musthafa Husein Nasution, KH Ahmad Sahal, KH Zainuddin Fananie, KH Imam Zarkasy, dan lain-lain.

Akhir-akhir ini, tambah Muhammad Nur, eksistensi ponpes di Indonesia, terus maju dan berkembang. Hal itu, ditetapkannya setiap tanggal 20 Oktober pada setiap tahunnya sebagai Hari Santri.

Kepala Balai Diklat Keagamaan (BDK) Padang, diwakili Abdul Hukmi, menjelaskan, sebagai pelaksana dan penanggungjawab pelatihan, pihaknya terus berupaya memberikan yang terbaik untuk setiap peserta.

Pelatihan selama enam hari tersebut, akan berakhir pada Sabtu, 18 Februari 2023 minggu depan, berlangsung selama 50 jam pelajaran. Selama pelatihan, kepada peserta disuguhi materi dari widyaiswara BDK Padang, dan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Muhammad Nur.

(gmz)

Post Views: 399
ShareSendShare
Previous Post

Dukung UMKM, Ketua DPD RI Sambut Positif Pembentukan Trading House di Negara Ekspor

Next Post

Nevi Zuairina Terima Penghargaan Top Legislator Award for Personal Branding 2023

Next Post
Nevi Zuairina Terima Penghargaan Top Legislator Award for Personal Branding 2023

Nevi Zuairina Terima Penghargaan Top Legislator Award for Personal Branding 2023

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,380)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,578)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,211)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,860)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,824)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,192)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,228)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,686)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,652)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,670)

Berita Lainnya

Ketua DPD RI Sambangi Kepulauan Seribu

Ketua DPD RI Sambangi Kepulauan Seribu

Kamis, 16/9/21 | 06:04 WIB
19

Ketua DPD RI bersama sejumlah anggota DPD RI Sub Wilayah Barat II melakukan kunjungan kerja ke Pulau Untung Jawa di...

Sylviana Murni: Almarhum Surjadi Soedirdja Sosok yang Religius

Sylviana Murni: Almarhum Surjadi Soedirdja Sosok yang Religius

Rabu, 04/8/21 | 07:53 WIB
35

Mantan Gubernur DKI Jakarta periode 1992-1997, Almarhum Jenderal TNI Kehormatan Surjadi Soedirdja meninggal dunia. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com ---Ketua...

Komunitas Ustadzah se-DKI Jakarta Doakan Ketua DPD RI LaNyalla Jadi Pemimpin Nasional

Komunitas Ustadzah se-DKI Jakarta Doakan Ketua DPD RI LaNyalla Jadi Pemimpin Nasional

Rabu, 28/4/21 | 12:49 WIB
37

JAKARTA, AmanMakmur.com ---Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, memberikan apresiasi kepada para ustadzah yang telah berbagi kepada umat. Apresiasi...

Ranperda KIP Dikomparasikan ke Kominfo Banten

Ranperda KIP Dikomparasikan ke Kominfo Banten

Selasa, 18/1/22 | 06:55 WIB
19

Suasana pertemuan antara DPRD dan KI Sumbar dengan Kominfo Banten. (Foto ; ki) BANTEN, AmanMakmur.com---Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Keterbukaan Infornasi...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.