• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Nevi Zuairina: IPO Mitratel Harus Bisa Menjamin Ketersediaan Sinyal di Daerah 3T

Senin, 15/11/21 | 13:24 WIB
in Berita
0
Anggota Komisi VI DPR RI Hj Nevi Zuairina. (Foto : nzvoice)

JAKARTA, AmanMakmur.com –— Anggota Komisi VI DPR RI Hj Nevi Zuairina menekankan Penawaran Publik Perdana atau Initial Public Offering (IPO) yang dilakukan oleh Mitratel harus menjamin ketersediaan sinyal yang baik, khususnya bagi masyarakat yang ada di daerah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T)

Sebab, menurut Nevi, pada 26 Oktober 2021, PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk atau Mitratel, perusahaan menara telekomunikasi terbesar di Indonesia, melangsungkan penawaran umum perdana (IPO) dengan menawarkan sebanyak-banyaknya 29,85% saham kepada publik.

IPO ini sebagai bagian dari upaya mengembangkan bisnis, menciptakan nilai yang optimal bagi perusahaan dan stakeholder serta demi mewujudkan ekosistem telekomunikasi untuk digitalisasi hingga ke pelosok negeri.

LihatJuga

Dankodiklatad Letjen TNI Mohamad Hasan Terima Audiensi Panitia Kejurnas Merpati Putih

Dankodiklatad Letjen TNI Mohamad Hasan Terima Audiensi Panitia Kejurnas Merpati Putih

Kamis, 13/8/26 | 20:30 WIB
4
DPD RI Siap Gelar Sidang Bersama DPD-DPR RI Tahun 2026, Sultan: Persiapan Sudah 90% Rampung

DPD RI Siap Gelar Sidang Bersama DPD-DPR RI Tahun 2026, Sultan: Persiapan Sudah 90% Rampung

Kamis, 13/8/26 | 20:15 WIB
10
KPPN Bukittinggi Bangun Sinergi dengan Pemkab Agam dalam Pengelolaan Keuangan Daerah

KPPN Bukittinggi Bangun Sinergi dengan Pemkab Agam dalam Pengelolaan Keuangan Daerah

Kamis, 13/8/26 | 20:06 WIB
3

“Jadi di satu sisi menguntungkan Telkom sebagai BUMN yang akan bisa memberikan pajak melalui dividen untuk negara. Di sisi lain, juga bisa dinikmati masyarakat, khususnya yang berada di 3T,” jelas Nevi di sela-sela rapat dengar pendapat Komisi VI DPR RI dengan Direktur Utama PT Telkom Indonesia dan Dirut PT Dayamitra Telekomunikasi terkait pembahasan progres IPO Mitratel, di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta,

Menurut politisi Fraksi PKS DPR RI ini, masyarakat terutama di daerah 3T harus mendapatkan hak yang sama dengan masyarakat lainnya terkait kemudahan akses telekomunikasi. Di tambah, saat ini sedang berlangsung Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang membutuhkan infrastruktur teknologi melalui pembangunan menara telekomunikasi 5G hingga ke daerah terpencil.

Nevi menguraikan, bahwa Indonesia masih banyak terdapat daerah-daerah yang masih sulit dijangkau secara telekomunikasi, khususnya di kawasan-kawasan perbatasan Indonesia dengan negara lain.

Ia mempertanyakan, bagaimana komitmen Telkom/Mitratel untuk membangun Infrastruktur telekomunikasi (BTS/ Base Transceiver Station) di kawasan Perbatasan tersebut? Mengingat masyarakat di sana umumnya masih ‘belum maju’ karena akses kepada teknologi komunikasi belum sehebat di kawasan lain.

Padahal komitmen Presiden bahwa kawasan perbatasan menjadi etalase terdepan negara.

“Apalagi di zaman pandemi begini, kita sekolahnya sudah pakai online, sehingga sangat dibutuhkan teknologi 5G ini. Jangan ada lagi nanti ada istilah negeri tanpa sinyal untuk di Indonesia,” jelas Nevi.

Dengan adanya IPO ini pula, Nevi berharap dapat mengeluarkan Indonesia dari daftar 10 negara dengan kecepatan internet terendah di dunia. Sehingga, dari sisi bisnis menguntungkan perusahaan, dari sisi penerimaan menguntungkan negara, dan dari sisi kekuatan sinyal dapat menguntungkan masyarakat.

“Dan tentu tadi saya lihat sahamnya juga jangan terlalu mahal ya. Jangan sampai sahamnya kita sudah lempar ke bursa, ternyata tidak ada yang dibeli oleh pembeli saham. Ini juga harus diperhatikan. Harapannya tentu ini berjalan dengan lancar,” tutur Nevi.

Nevi mempertanyakan, bagaimana strategi perusahaan dalam membangun sistem pengawasan dan pengendaliannya mengingat PT Mitratel akan mendapatkan dana segar melalui IPO di bursa saham yang nilainya sangat besar, yakni Rp 25 T.

Sebagaimana ketahui, lanjut Nevi, Mitratel berencana melakukan IPO pada 22 November 2021 mendatang. Pelepasan saham sebesar 29,85 persen ke lantai bursa ini diharapkan akan meningkatkan valuasi Grup Telkom, lantaran valuasi Mitratel diperkirakan meningkat secara signifikan pasca-go public.

Rencananya, harga saham yang ditetapkan Mitratel yakni Rp800 per lembar yang akan berlangsung pada 16-18 November 2021 dan listing di bursa saham pada 22 November 2021 mendatang.

“Saya berharap, setelah melakukan IPO, Mitratel dapat segera merealisasikan visi misinya, yakni ; menjadi leader dan provider terbaik dalam penyediaan infrastruktur telekomunikasi di Asia Tenggara; memberikan layanan infrastructure solution dengan kualitas yang prima dan harga yang kompetitif, Menciptakan value bagi stakeholders“, tutup Nevi Zuairina.

(Rel/nzvoice)

Post Views: 420
ShareSendShare
Previous Post

Komite IV DPD RI: Pembinaan Lembaga Keuangan Mikro Tidak Optimal

Next Post

Senator Syech Fadhil Apresiasi Pemkab Aceh Besar Sediakan Ambulans Laut Bagi Pulo Aceh

Next Post
Senator Syech Fadhil Apresiasi Pemkab Aceh Besar Sediakan Ambulans Laut Bagi Pulo Aceh

Senator Syech Fadhil Apresiasi Pemkab Aceh Besar Sediakan Ambulans Laut Bagi Pulo Aceh

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,311)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,503)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,141)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,783)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,760)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,109)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,155)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,611)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,567)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,607)

Berita Lainnya

Dampingi Menteri KKP ke Lamongan, Anggota DPD RI Adilla Azis Dukung Pengembangan Pelabuhan Perikanan

Dampingi Menteri KKP ke Lamongan, Anggota DPD RI Adilla Azis Dukung Pengembangan Pelabuhan Perikanan

Sabtu, 01/5/21 | 13:59 WIB
48

JAWA TIMUR, AmanMakmur ---Anggota Komite II DPD RI Adilla Azis, mendampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Trenggono melakukan kunjungan ke Pelabuhan...

Melalui Waksekjen PD Imelda Sari, Mahyeldi Titip Salam untuk AHY

Melalui Waksekjen PD Imelda Sari, Mahyeldi Titip Salam untuk AHY

Selasa, 29/3/22 | 23:10 WIB
34

Wasekjen DPP Partai Demokrat Imelda Sari bersama Gubernur Sumbar Mahyeldi. (Foto : Adt) PADANG, AmanMakmur.com --- Gubernur Sumbar Mahyeldi bertemu...

Ketua DPD RI Warning Kemenkes: Setelah Gagal Ginjal Anak, Kini Angka Diabetes Melambung

Ketua DPD RI Warning Kemenkes: Setelah Gagal Ginjal Anak, Kini Angka Diabetes Melambung

Selasa, 06/6/23 | 18:24 WIB
17

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur --- Setelah kasus penyakit gagal ginjal menyerang anak-anak,...

Tegas Pro Rakyat, Hasan Basri akan Awasi Pemberian THR 2023 Bagi Pekerja

Tegas Pro Rakyat, Hasan Basri akan Awasi Pemberian THR 2023 Bagi Pekerja

Selasa, 28/3/23 | 18:28 WIB
14

Ketua Komite III DPD RI Hasan Basri. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur --- Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) menegaskan bahwa Tunjangan Hari...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.