• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Hasan Basri Minta Pemerintah Perhatikan Faskes di Daerah Perbatasan

Rabu, 10/11/21 | 07:25 WIB
in Berita
0
Hasan Basri, Wakil Ketua Komite III DPD RI. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com—Komite III DPD RI kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dalam rangka inventarisasi materi pengawasan DPD RI atas Pelaksanaan UU No 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit.

RDPU kali ini menghadirkan beberapa narasumber di antaranya Ketua Umum Asosiasi Rumah Sakit Daerah, Heru Aryani dan Ketua Magister Kajian Administrasi RS Universitas Indonesia, Ede Surya.

RDPU ini dilaksanakan secara hibrid di ruang rapat Padjajaran Lantai 4 Gedung DPD RI, Senayan, Selasa (8/11).

LihatJuga

Dankodiklatad Letjen TNI Mohamad Hasan Terima Delegasi AD Thailand, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Latihan Militer

Dankodiklatad Letjen TNI Mohamad Hasan Terima Delegasi AD Thailand, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Latihan Militer

Jumat, 04/9/26 | 22:01 WIB
8
Keracunan MBG Terulang, Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung Minta Penjelasan BGN

Keracunan MBG Terulang, Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung Minta Penjelasan BGN

Jumat, 04/9/26 | 21:54 WIB
4
Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas: Filantropi Islam Harus Jadi Motor Kemandirian Ekonomi Umat

Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas: Filantropi Islam Harus Jadi Motor Kemandirian Ekonomi Umat

Jumat, 04/9/26 | 21:48 WIB
6

RDPU ini dipimpin oleh Wakil Ketua Komite III DPD RI Hasan Basri dan dihadiri hampir seluruh anggota Komite III DPD RI, baik secara langsung maupun virtual.

Melalui pemaparannya, Heru Aryani menyampaikan Pemerintah Pusat sampai dengan Pemerintah Daerah, memiliki kewajiban dalam pelaksanaan pemerataan pelayanan kesehatan.

Heru Aryani menjelaskan bahwa walaupun setiap daerah memiliki kemampuan fiskal yang tidak sama, namun perlu menjadi tanggung jawab bersama untuk memberikan pelayanan kesehatan secara merata.

Sementara Ede Surya, menyampaikan beberapa kebijakan yang dibuat oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah terkadang tumpang tindih pada taraf implementasi di lapangan yang diselesaikan dengan menggunakan Perpres.

Lebih jauh Ede Surya menjelaskan terdapat kendala atau dilema terhadap rancangan penyusunan Perpres salah satu di antaranya adalah mengenai tugas tambahan mengelola anggaran, barang, kepegawaian dan tugas tambahan tidak boleh lebih dari 20%serta tugas direktur lebih dari 90%.

Pada Kesempatan yang sama, Senator Asal Kalimantan Utara yang juga Pimpinan PURT DPD RI ini menyampaikan berbagai pandangan atas persoalan yang dihadapi terutama di Kalimantan Utara sebagai daerah perbatasan.

Salah satu yang ditekankan Senator dengan Nomor Anggota B-95 ini adalah lambatnya distribusi alat-alat kesehatan sampai di perbatasan. Salah satu contohnya adalah alat PCR.

Kemudian Hasan Basri juga menyampaikan terkait pelayanan rumah sakit yang tidak maksimal disebabkan ketiadaan fasilitas kesehatan yang memadai.

“Hasil aspirasi yang disampaikan kepada kami, di daerah perbatasan memerlukan waktu yang lama untuk melakukan antrean ke rumah sakit. Bayangkan jika yang datang berobat dalam keadaan sakit parah, lalu penanganannya lambat, bisa jadi tidak tertolong lagi,” tegas HB.

“Daerah perbatasan terpencil, masyarakatnya sangat kesulitan mengakses fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, mereka baru bisa menjangkau rumah sakit setelah melakukan perjalanan darat dan sungai selama 2 hari. Memang di daerah tersebut terdapat PUSTU (Puskesmas Pembantu) namun minim Alat kesehatan yang memadai,” lanjut Hasan Basri.

Menanggapi pertanyaan dari senator Hasan Basri, Heru Aryani dan Ede Surya menyampaikan bahwa fasilitas kesehatan di rumah sakit di provinsi tentu berbeda-beda, sehingga kami berharap seluruh senator dengan perwakilan masing-masing provinsi bisa melobi daerahnya agar bisa memberi prioritas pada ketersediaan fasilitas kesehatan yang memadai. Termasuk soal SDM, terutama dokter spesialis yang kurang diakibatkan tidak ada jaminan bagi mereka untuk menjadi PNS setelah lama mengabdi jadi honorer.

Melalui RDPU ini Hasan Basri menambahkan perlu adanya peningkatan infrastruktur dan fasilitas kesehatan di daerah perbatasan dengan menambah dokter spesialis dan tenaga paramedis serta sarana prasarana.

Hasan Basri juga menjelaskan ada beberapa RS Pratama yang dibangun tapi minim fasilitas.

“Perlunya rumah sakit khusus di setiap provinsi, seperti RS rujukan jantung atau RS khusus lainnya. Hasil RDPU ini akan kami tindaklanjuti ke Kementerian Kesehatan pada saat RDP tanggal 30 November 2021. Kami juga akan merekomendasikan kepada kementerian terkait untuk melakukan koordinasi antara Pemerintah Pusat dan Daerah, agar pelayanan kesehatan di daerah perbatasan dapat berjalan dengan baik,” tutup HB.

(Rel/dpd)

Post Views: 419
ShareSendShare
Previous Post

Wabup Sijunjung Serahkan 1588 KKS pada Masyarakat Kamang Baru

Next Post

Ketua DPD RI: Pemecahan Rekor Dunia Angklung Bentuk Penghargaan untuk Budaya Indonesia

Next Post
Ketua DPD RI: Pemecahan Rekor Dunia Angklung Bentuk Penghargaan untuk Budaya Indonesia

Ketua DPD RI: Pemecahan Rekor Dunia Angklung Bentuk Penghargaan untuk Budaya Indonesia

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,347)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,545)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,178)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,826)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,802)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,157)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,196)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,657)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,617)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,646)

Berita Lainnya

DPD RI dan OJK Bahas Penguatan Pengawasan Sektor Keuangan

DPD RI dan OJK Bahas Penguatan Pengawasan Sektor Keuangan

Selasa, 11/3/25 | 13:13 WIB
11

Komite IV Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar Rapat Kerja dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (Foto : dpd)...

Kader Pemuda Pancasila Jawa Timur Satu Suara Dukung LaNyalla Presiden 2024

Kader Pemuda Pancasila Jawa Timur Satu Suara Dukung LaNyalla Presiden 2024

Minggu, 30/10/22 | 15:06 WIB
4

Suasana Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Majelis Pengurus Wilayah (MPW) Jawa Timur. (Foto : dpd) JAWA TIMUR, AmanMakmur.com --- Forum Rapat...

Senator Filep Sorot Insiden Keracunan MBG dan Dorong Penguatan Regulasi Teknis Hingga Pengawasan

Senator Filep Sorot Insiden Keracunan MBG dan Dorong Penguatan Regulasi Teknis Hingga Pengawasan

Senin, 20/1/25 | 00:05 WIB
14

Ketua Komite III DPD RI Dr Filep Wamafma. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur --- Sebanyak 40 siswa SDN Dukuh 03,...

Zuhrizul: Polisi Harus Tangkap Para Pelaku Penganiayaan di Bonjol

Zuhrizul: Polisi Harus Tangkap Para Pelaku Penganiayaan di Bonjol

Sabtu, 27/8/22 | 15:29 WIB
29

Zuhrizul, Ketua KSM. (Foto : Dok) PADANG, AmanMakmur.com ---Dengan belum ditangkapnya pelaku penganiayaan terhadap salah seorang anggota Komunitas Sumbar Madani...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.