• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Emma Yohanna Apresiasi Millenial Pendiri Pesantren Tanpa Dipungut Biaya di Pesisir Selatan

Jumat, 29/10/21 | 09:14 WIB
in Berita
0
Anggota DPD RI Hj Emma Yohanna serahkan bantuan pada Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Ashabul Kahfi yang berlokasi di Nagari Rawan Gunung Malelo, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumbar. (Foto : dpd)

PESISIR SELATAN, AmanMakmur.com —-Saat melakukan reses di daerah pemilihan, Anggota DPD RI Hj Emma Yohanna sangat terharu dengan adanya anak-anak muda yang penuh keiklhasan dan dedikasi yang tinggi mau mengelola lembaga pendidikan didaerah terpencil.

Salah satu anak muda tersebut Heru Kisnanto (27), pendiri Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Ashabul Kahfi yang berlokasi di Nagari Rawan Gunung Malelo, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumbar.

Sejak berdiri Juni 2018, pesantren tersebut telah mampu menampung santri sebanyak 21 orang tanpa dipungut biaya, sedangkan para guru-guru yang berjumlah 12 orang juga menerima dengan iklhas tidak digaji demi pengabdian mereka terhadap generasi penerus bangsa.

LihatJuga

Pengukuhan Pengurus MUI Sumbar Masa Khidmat 2026-2031 oleh Sekjend MUI Pusat Berlangsung Khidmat

Pengukuhan Pengurus MUI Sumbar Masa Khidmat 2026-2031 oleh Sekjend MUI Pusat Berlangsung Khidmat

Kamis, 03/9/26 | 15:07 WIB
80
Kementerian Kesehatan RI Bantu Kabupaten Dharmasraya 2 Unit X-Ray Portable

Kementerian Kesehatan RI Bantu Kabupaten Dharmasraya 2 Unit X-Ray Portable

Kamis, 03/9/26 | 14:52 WIB
2
Libatkan Semua Pihak, Pansus DPD RI Berkomitmen Hadirkan Solusi Persoalan Konflik dan HAM di Tanah Papua

Libatkan Semua Pihak, Pansus DPD RI Berkomitmen Hadirkan Solusi Persoalan Konflik dan HAM di Tanah Papua

Kamis, 03/9/26 | 14:07 WIB
2

“Saya sangat mengapresiasi usaha anak muda millenial kita mampu mewujudkan berdirinya pesantren dan tempat belajar agama. Saya berbangga masih ada yang punya kepeduliaan untuk menggerakkan pendidikan pesantren walaupun bersusah payah dan dengan kondisi apa adanya,” kata Senator asal Sumbar itu.

Emma Yohanna mengatakan bahwa mendirikan lembaga pendidikan adalah tugas mulia, sehingga harus dikerjakan dengan niat iklhas tanpa pamrih. Dari segi materi, guru-guru MTI Ashabul Kahfi memang belum mendapatkan yang terbaik, tetapi dari sisi ibadah mereka sudah mendapatkannya.

Kehadiran pesantren tersebut mampu mengetuk hati pemerhati lembaga pendidikan dan para donatur untuk membantu serta keberadaan pesantren telah mendatangkan manfaat yang besar bagi masyarakat disekitar pesantren.

Anggota DPD RI Hj Emma Yohanna berfoto bersama dengan pengelola dan siswa Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Ashabul Kahfi yang berlokasi di Nagari Rawan Gunung Malelo, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumbar. (Foto : dpd)

“Menuntut ilmu tidak ada batasnya, santri harus selalu bersyukur dengan kondisi yang ada dan memanfaatkan fasilitas yang telah ada. Sebagai alumni pesantren, saya juga merasakan manfaat yang luar bisa terutama untuk memupuk kemandirian sejak dini. Kita biasanya tinggal dirumah dengan aturan yang longgar tetapi saat kita tinggal di asrama memiliki aturan sendiri sehingga kita dididik dengan kemandirian,” ucap Emma.

Menurut Pendiri MTI Ashabul Kahfi Heru Kisnanto, berdirinya pesantren tersebut dengan harapan mampu bisa menjadi pusat pendidikan agama di Pesisir Selatan. Dan bisa melahirkan santri-santri yang berakhlak mulia. Ia mengungkapkan bahwa bangunan sekolah merupakan sumbangan dari donatur dan masyarakat yang sudah semi permanen dan berjumlah 3 lokal yang dilengkapi dengan asrama.

“Pesantren kami berbasis salafiyah lebih fokus pada pembelajaran kitab kuning dan juga mengajarkan mata pelajaran umum, santri semuanya menetap di asrama. Tentunya kami sangat berterima kasih kepada Ibunda Emma Yohanna yang sudah membantu Al-Quran dan dana untuk pembangunan pesantren kami,” ungkap Heru.

Alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang itu mengatakan yayasan dari MTI Ashabul Kahfi sekarang sudah berbadan hukum, dengan adanya Akte Notaris dan SK Menkumham, didukung 12 orang guru. Kendala yang dihadapi pesantern saat ini kurangnya lahan sehingga tidak bisa menampung santri lebih banyak karena bangunan untuk asrama belum tersedia.

Ia menerangkan bahwa MTI Ashabul Kahfi sedang melakukan pembebasan tanah yang berlokasi disekitar sekolah yang berjumlah 7 ribu meter dengan biaya 100 juta. Untuk itu, Ia sudah menggalang bantuan dari masyatakat dan donatur yang memiliki kelebihan rezeki untuk membeli tanah tersebut.

“Sumbangan dari para donatur sangat kami harapkan untuk membantu pembelian tanah demi pengembangan pesantren kedepan. Bantuan yang telah donatur berikan kami mendoakan agar dapat bernilai ibadah wakaf, yang amalannya yg terus mengalir. Kami bisa dihubungi di nomor 085376341552 an. Heru Kisnanto,” harap alumni HMI ini.

(Rel/dpd)

Post Views: 351
ShareSendShare
Previous Post

Kolaborasi dengan Kemensos, Senator Hasan Basri Salurkan Bansos Atensi di Kaltara

Next Post

Ketua DPD RI Minta Lawang Kuari Dijaga dan Dilestarikan

Next Post
Ketua DPD RI Minta Lawang Kuari Dijaga dan Dilestarikan

Ketua DPD RI Minta Lawang Kuari Dijaga dan Dilestarikan

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,347)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,545)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,177)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,825)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,801)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,157)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,195)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,657)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,616)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,644)

Berita Lainnya

Lakukan Aksi Tanggap Darurat, Rektor Unand Lepas Tim Peduli Bencana ke Pasbar

Lakukan Aksi Tanggap Darurat, Rektor Unand Lepas Tim Peduli Bencana ke Pasbar

Jumat, 25/2/22 | 16:34 WIB
42

Rektor Unand Prof Yuliandri melepas Tim Peduli Bencana Unand melakukan aksi tanggap darurat bencana gempa bumi di Pasbar. (Foto :...

BULD DPD RI Mendorong Percepatan Penataan Ruang Wilayah

BULD DPD RI Mendorong Percepatan Penataan Ruang Wilayah

Jumat, 28/2/25 | 06:36 WIB
8

BuLD DPD RI foto bersama dengan narasumber setelah rapat. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur ---Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) Dewan...

Hadiri Pembukaan Munas Dekopin, Sultan Dorong Pemerintah Perbanyak Koperasi Produksi

Hadiri Pembukaan Munas Dekopin, Sultan Dorong Pemerintah Perbanyak Koperasi Produksi

Minggu, 29/12/24 | 22:44 WIB
11

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamuddin. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur ---Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI...

Ketua Komite III DPD RI Filep Wamafma Minta Keadilan untuk Guru Supriyani

Ketua Komite III DPD RI Filep Wamafma Minta Keadilan untuk Guru Supriyani

Selasa, 22/10/24 | 23:09 WIB
15

Ketua Komite III DPD RI Filep Wamafma. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur ---Ramai diberitakan di media, seorang guru honorer bernama...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.