• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Aksi PMM Suruh Mundur Ketua DPRD Sumbar Aneh

Rabu, 25/8/21 | 17:20 WIB
in Berita
0
Suasana aksi PMM ke DPRD Sumbar. (Foto : fwp)

PADANG, AmanMakmur.com—Aksi Pergerakan Milineal Minang (PMM) di DPRD Sumbar, Rabu (25/8), menuntut agar Ketua DPRD Sumbar Supardi mengundurkan diri karena melakukan renovasi rumah dinas, menurut pengamat politik yang juga dosen Fisipol Unand Ilham Adelano Azre sangat aneh.

Karena pembangunan tersebut sudah dianggarkan melalui APBD dan tidak masuk dalam anggaran pribadi dewan, melainkan dalam anggaran eksekutif, atau pemerintah.

Kalau koreksi agar dilakukan agar dilakukan pembatalan rehab rumah dinas masih dianggap wajar, meskipun pembatalan tersebut tidak ada dasar hukumnya, namun meminta pimpinan DPRD Sumbar untuk mundur sangat aneh, karena pada tempatnya.

LihatJuga

Pemkab Tanah Datar Raih Penghargaan dari Kemenhum RI atas Penilaian Indeks Reformasi Hukum Tahun 2026

Pemkab Tanah Datar Raih Penghargaan dari Kemenhum RI atas Penilaian Indeks Reformasi Hukum Tahun 2026

Rabu, 19/8/26 | 20:52 WIB
4
Mulai Dibuka, Seleksi PPIH Kesehatan untuk Ibadah Haji 1448 H/2027 M

Mulai Dibuka, Seleksi PPIH Kesehatan untuk Ibadah Haji 1448 H/2027 M

Rabu, 19/8/26 | 20:13 WIB
8
Senator AWK Turun Langsung ke Palue, Bawa Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Gempa

Senator AWK Turun Langsung ke Palue, Bawa Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Gempa

Rabu, 19/8/26 | 19:56 WIB
5

“Anggaran rehab berada di pos anggaran eksekutif, maka jika gubernur mau membatalkan rehab yang sedang berjalan tersebut, dalam kerangka rekovusing itu sah-sah saja, namun tidak ada kewenangan ketua DPRD Sumbar untuk membatalkannya, karena ketua DPRD bukan Kuasa Pemegang anggaran atau KPA, juga bukan PPTK, yang KPA dan PPTK itu eksekutif,” ulas Ilham Adelano Azre.

Dia juga mengatakan, aksi tersebut sebenarnya sah-sah saja, hanya permintaan agar ketua DPRD Sumbar harus mundur karena itu, merupakan keanehan, karena sebagai pimpinan dewan yang bersangkutan merupakan rekomendasi partainya.

“Ketua DPRD Sumbar itu merupakan rekomendasi dari partai, dan gak ada urusannya dengan proyek apa-pun, jika gubernur mau batalkan semua proyek saya yakin ketua DPRD tidak akan menghalangi, karena anggaran ada pada eksekutif, bukan pada legislatif,” tegas Azre lagi.

Sekaitan dengan aksi demo, ketua DPRD Sumbar Supardi mengatakan, rehab rumah dinas tidak ada, yang ada hanya rehab selter, ruang kerja dan ruang olahraga, berada di belakang rumah dinas.

Selain itu, saat bukan hanya pembangunan di belakang rumah dinas ketua, termasuk juga saat ini sedang rehab rumah dinas gubernur dan wakil gubernur.

Berkaitan dengan baju dinas, ketua DPRD Sumbar Supardi juga menerangkan, saat ini sekitar 9000-an ASN dilingkungan pemprov Sumbar juga mendapatkan baju dinas.

Rehab dan pembuatan baju dinas bukan tidak memiliki efek pada masyarakat, khususnya pekerja bangunan dan buruh jahit, karena mereka mendapatkan pekerjaan untuk kebutuhan keluarganya, dimasa pandemi ini.

“Bukan rumah dinas yang direhab, tetapi gedung belakang, sementara ini gubernuran juga direhab, menyangkut baju dinas, ASN menerima baju dinas dari anggaran yang sudah disediakan, efek positif dari semua ini adalah, bisa bekerjanya buruh bangunan dan buruh jahit, sehingga bisa menghidupi keluarganya dimasa pandemi, memang tidak bisa mengakomodir semuanya, namun bisa menyelamatkan sebagian,” ulas Supardi dihadapan para pengunjuk rasa.

Namun apa yang disampaikan Supardi tidak diterima pengunjun rasa, bahkan saat ketua DPRD Sumbar memberikan keterangan, pengunjuk rasa bersorak-sorak, seperti hilang rasa hormat pada yang lebih tua.

Supardi tetap menerangkan, meskipun para pengunjuk rasa tidak mendengarkan, karena menurutnya sebuah kewajiban dalam memberikan penjelasan, untuk sebuah kebenaran.

Setelah Supardi memberikan penjelasan, lalu pamit dan meninggalkan sekitar 15 orang pengunjuk rasa, masuk kembali ke gedung DPRD Sumbar.

Tadinya pengunjuk rasa melayangkan surat akan melakukan aksi pada pukul 13.00 Wib, namun mereka baru datang sekitar pukul 14.35 Wib, namun ketua DPRD Sumbar tetap sabar menunggu, walau akhirnya tanpa rasa santun pengunjuk rasa menerima-nya dil lapangan.

Setelah sekitar 15 menit memberi keterangan, ketua DPRD meninggalkan para pengunjuk rasa tepat pukul 15. 50 Wib, untuk melanjutkan rapat dengan anggota DPRD Sumbar lainnya.

“Kewajiban saya sebagai pimpinan dewan memberi keterangan, mereka mau terima atau tidak, itu hak mereka, karena anggaran pembangunan dan baju dinas bukan hanya untuk DPRD tapi juga untuk gubernur serta wakil gubernur dan ASN, dan aset berupa fisik bukan milik DPRD tapi milik pemerintah dengan penanggung jawabnya gubernur,” tegas Supardi mengakhiri.

(Rel/fwp)

Post Views: 272
ShareSendShare
Previous Post

Lantik Amasrul, Yul Akhyari Sastra Laporkan Gubernur Sumbar ke Ombudsman

Next Post

30 Calon Komisioner KPID Sumbar Lolos Seleksi Administrasi

Next Post
30 Calon Komisioner KPID Sumbar Lolos Seleksi Administrasi

30 Calon Komisioner KPID Sumbar Lolos Seleksi Administrasi

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,325)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,515)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,151)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,795)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,772)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,128)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,168)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,624)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,582)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,621)

Berita Lainnya

Maju Terus Epyardi Asda, Jangan Sampai Gadang Ota dan Gadang Sarawa

Maju Terus Epyardi Asda, Jangan Sampai Gadang Ota dan Gadang Sarawa

Sabtu, 06/4/24 | 11:31 WIB
64

Epyardi Asda, Bupati Solok, yang juga Bakal Calon Gubernur Sumbar. (Foto : Dok) Oleh: Isa Kurniawan MAJUNYA Epyardi Asda ke...

2024, Pemkab Tanah Datar Bukukan PAD Sebesar Rp163,2 Miliar

2024, Pemkab Tanah Datar Bukukan PAD Sebesar Rp163,2 Miliar

Selasa, 11/3/25 | 16:39 WIB
18

Kantor Bupati Tanah Datar. (Foto : Dok) TANAH DATAR, AmanMakmur ---Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bapenda) mencatat Pendapatan Asli Daerah (PAD)...

PPUU DPD RI: Faktor SDM Tantangan dalam Digitalisasi

PPUU DPD RI: Faktor SDM Tantangan dalam Digitalisasi

Rabu, 23/3/22 | 13:22 WIB
15

Panitia Perancang Undang Undang DPD RI (PPUU DPD RI) menyelenggarakan rapat kerja dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi...

Dosen Politik Unand dan KPU Padang Gelar Pendidikan Politik Bagi Pemilih Muda

Dosen Politik Unand dan KPU Padang Gelar Pendidikan Politik Bagi Pemilih Muda

Minggu, 10/9/23 | 08:23 WIB
6

Tim PKM Politik Unand dan KPU Padang berfoto bersam dengan mahasiswa. (Foto : adr) PADANG, AmanMakmur ---Dosen Politik Universitas Andalas...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.