• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Wakil Ketua DPD RI Mahyudin: Sistem Bikameral Kita Masih Jauh dari Harapan

Senin, 23/8/21 | 11:15 WIB
in Berita
0
Wakil Ketua DPD RI Mahyudin. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com—Wakil Ketua DPD RI Mahyudin berharap ke depannya sistem bikameral (dua kamar) bisa berjalan sebagai mestinya untuk menciptakan mekanisme check and balances. Sejauh ini praktik sistem bikameral yang dijalankan antara DPR RI dan DPD RI dinilai masih jauh dari harapan.

“Sistem bikameral kita masih jauh dari harapan. Dimana dasar pemikiran pembentukan DPD RI untuk menciptakan check and balances belum tercapai,” ucap Mahyudin saat bertemu dengan Ketua DPD RI periode 2004-2009 Ginandjar Kartasasmita di Gedung PMI, Jakarta, Senin (23/8).

Pada kesempatan ini, Mahyudin didampingi oleh Ketua Kelompok DPD RI di MPR RI Tamsil Linrung, Ketua BKSP DPD RI Gusti Farid Hasan Aman, Ketua BULD DPD RI Pangeran Syarif Abdurahman Bahasyim, dan Wakil Ketua PURT DPD RI Hasan Basri.

LihatJuga

BNPB Bangun Jembatan Bailey di Taluak Tanah Datar, Akses Warga Kembali Pulih

BNPB Bangun Jembatan Bailey di Taluak Tanah Datar, Akses Warga Kembali Pulih

Sabtu, 19/9/26 | 08:54 WIB
3
Dari Konker PDPI ke-XVIII 2026, Mahyeldi: Percepat Eliminasi TB, Sumbar Bentuk Nagari/Desa/Kelurahan Siaga TB

Dari Konker PDPI ke-XVIII 2026, Mahyeldi: Percepat Eliminasi TB, Sumbar Bentuk Nagari/Desa/Kelurahan Siaga TB

Sabtu, 19/9/26 | 08:10 WIB
13
DPD RI Perkuat RUU Daerah Kepulauan untuk Hentikan Ketidakadilan bagi Masyarakat Pulau

DPD RI Perkuat RUU Daerah Kepulauan untuk Hentikan Ketidakadilan bagi Masyarakat Pulau

Sabtu, 19/9/26 | 07:31 WIB
2

Menurut Mahyudin bahwa dasar pembentukan DPD RI untuk menciptakan check and balances belum terwujud. Alhasil, sampai saat ini kewenangan DPD RI masih terbatas. “Padahal DPD RI mewakili teritorial atau daerah tetapi kami belum memiliki kewenangan sesuai harapan dari cita-cita para pendiri DPD RI yaitu Pak Ginandjar Kartasasmita ini,” tuturnya.

Bagaimanapun, DPR itu terbentuk melalui proses Pemilu, anggotanya dipilih dan mewakili kepentingan orang/ konstituennya. Dengan populasi penduduk Indonesia yang lebih tersentralisir di Pulau Jawa, maka secara otomatis wilayah di luar Pulau Jawa akan kurang terwakili secara seimbang.

Sedangkan DPD, terbentuk krn dipilih oleh rakyat di daerah untuk mewakili wilayah dalam hal ini 34 Provinsi secara merata. Inilah faktor yang harusnya bisa menjamin keseimbangan pembangunan secara adil dan merata, dengan catatan bahwa praktik kenegaraan yang diamanatkan oleh Konstitusi terhadap DPR dan DPD dapat diterapkan secara ideal.

Senator asal Kalimantan Timur itu juga berharap Ketua DPD RI periode 2004-2009 Ginandjar Kartasasmita dapat memberikan masukan atau saran untuk DPD RI. Sehingga ke depan kita dapat menciptakan sebuah sistem bikameral yang ideal. “Kita butuh masukan dan saran Pak Ginandjar agar DPD RI bisa lebih baik lagi ke depannya. Tentunya untuk menciptakan parlemen yang ideal,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok DPD RI di MPR RI Tamsil Linrung mengatakan perlunya penataan ketatanegaraan Indonesia seperti penguatan DPD RI. Sejauh ini DPD RI hanya memberikan usulan atau pertimbangan namun tidak terjun langsung dalam pengambilan keputusan dalam pembentukan Undang-Undang.

“Memang setiap usulan dari DPD RI masuk dalam pertimbangan atau hanya diperhatikan. Namun usulan teknis dari DPD RI tidak terakomodir. Untuk itu kita tidak hanya cukup ide-ide formal, tapi harus ada ide baru seperti putusan politik dalam tingkat elit. Lantaran DPD RI tanpa kewenangan yang strategis, maka fungsinya menjadi kurang efektif,” tutur Tamsil.

Senada dengan Tamsil, Ketua Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) DPD RI Pangeran Syarif Abdurahman Bahasyim menjelaskan secara umum fungsi DPD RI tidak maksimal. Oleh karenanya apa yang diharapkan oleh para tokoh pembentuk DPD RI belum dapat tercapai hingga saat ini.

“Kewenangan kita sampai saat ini belum sinkron dengan kedudukannya sebagai lembaga negara,” paparnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD RI periode 2004-2009 Ginandjar Kartasasmita mengatakan DPD RI harus belajar dari sejarah pembentukannya. Salah satunya, bahwa anggota DPD RI harus memiliki kekompakan dalam perjuangan amandemen.

Ginandjar Kartasasmita menambahkan kehadiran DPD RI ini adalah untuk menjadi kekuatan penyeimbang dalam sistem bikameral. Selain itu, kehadiran DPD RI juga untuk menyuarakan kepentingan daerah-daerah khususnya yang terpencil jauh dari hiruk pikuk kepentingan politik.

“Kehadiran DPD RI untuk mengimbangi, karena Indonesia bukan hanya negara besar tetapi negara yang memiliki keragaman budaya,” jelasnya.

Ginandjar Kartasasmita juga menilai bahwa terjadi ketidakjelasan dalam sistem demokrasi di Indonesia. Sistem demokrasi Indonesia dinilai buram karena masih anomali, kita menganut sistem presidensial tapi juga tidak murni, bukan juga sistem parlementer.

‌“Masih buram demokrasi kita. Kita presidensial bukan, parlementer juga bukan. Jadi ini demokrasi apa?,” paparnya.
‌
(Rel/dpd)

Post Views: 328
ShareSendShare
Previous Post

Disorot Presiden, Ketua DPD RI Minta Kepala Daerah di Jatim Optimalkan Isolasi Terpusat

Next Post

Ketua DPD RI Minta Asosiasi Desak Menag Lobi Arab Agar Jamaah Umrah Indonesia Bisa Berangkat

Next Post
Ketua DPD RI Minta Asosiasi Desak Menag Lobi Arab Agar Jamaah Umrah Indonesia Bisa Berangkat

Ketua DPD RI Minta Asosiasi Desak Menag Lobi Arab Agar Jamaah Umrah Indonesia Bisa Berangkat

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,371)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,568)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,203)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,852)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,821)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,185)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,220)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,676)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,643)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,663)

Berita Lainnya

Anggota DPD RI Ahmad Bastian Pantau Penyaluran Vaksin Covid-19

Anggota DPD RI Ahmad Bastian Pantau Penyaluran Vaksin Covid-19

Kamis, 07/1/21 | 08:07 WIB
8

LAMPUNG, AmanMakmur.com ---Anggota DPD RI Dapil Lampung, Ahmad Bastian SY meminta semua pihak memantau penyaluran vaksin Corona (Covid-19) dari Sinovac...

BAP DPD RI Tindaklanjuti IHPS II Tahun 2022 ke Kejaksaan Tinggi

BAP DPD RI Tindaklanjuti IHPS II Tahun 2022 ke Kejaksaan Tinggi

Jumat, 15/9/23 | 08:35 WIB
35

Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI melakukan rapat konsultasi ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Jabar). (Foto : dpd) JAKARTA, Amanamakmur...

Partai Ummat Cilodong Depok Silaturahmi dan Konsolidasi Jelang Pelantikan

Partai Ummat Cilodong Depok Silaturahmi dan Konsolidasi Jelang Pelantikan

Senin, 07/3/22 | 07:09 WIB
102

Pengurus DPC Partai Ummat Cilodong Depok, hadir bersama keluarga. (Foto : Dam) DEPOK, AmanMakmur.com --- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai...

Tinjau Lokasi Ambon New Port, Nono Sampono: Warga Jangan Jadi Penonton

Tinjau Lokasi Ambon New Port, Nono Sampono: Warga Jangan Jadi Penonton

Kamis, 03/6/21 | 11:25 WIB
27

Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono didampingi Wakil Gubernur Maluku Barnabas Nataniel Orno mengunjungi lokasi pembangunan Pelabuhan Ambon Baru (Ambon...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.