• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Sultan B Najamudin: Prinsip Oke PPN Sembako, Tapi Benahi Dulu Sektor Pajak

Selasa, 15/6/21 | 07:46 WIB
in Berita
0
Wakil Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com — Pemerintah akan mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap barang kebutuhan pokok dan juga barang hasil pertambangan atau pengeboran yang diambil langsung dari sumbernya.

Selain itu Direktorat Jenderal Pajak (DJP) juga menyatakan bahwa pendidikan tertentu akan dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Hal ini tertuang dalam perluasan objek PPN yang diatur dalam revisi Undang-Undang Nomor 6 tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP).

LihatJuga

Respons Cepat Kementerian PU Tangani Longsor Lembah Anai, Hitungan Jam Akses Kembali Dibuka

Respons Cepat Kementerian PU Tangani Longsor Lembah Anai, Hitungan Jam Akses Kembali Dibuka

Jumat, 31/7/26 | 21:28 WIB
15
Sekda Agam Lepas Atlet Pencak Silat Furqon Habil Winata Mengikuti Pelatnas Persiapan SEA Games Malaysia 2027

Sekda Agam Lepas Atlet Pencak Silat Furqon Habil Winata Mengikuti Pelatnas Persiapan SEA Games Malaysia 2027

Jumat, 31/7/26 | 21:02 WIB
12
LaNyalla Raih Radar Surabaya Award 2026 sebagai Tokoh Politik Nasional

LaNyalla Raih Radar Surabaya Award 2026 sebagai Tokoh Politik Nasional

Jumat, 31/7/26 | 20:48 WIB
5

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin melalui keterangan resminya Senin (14/6) memberikan reaksi.

“Kita memahami bahwa Pemerintah sedang membutuhkan peningkatan sumber pendapatan di tengah tekanan pandemi, salah satunya melalui pemberlakuan pajak. Walaupun kebijakan ini tidak populer, tapi ini salah satu jalan yang mesti dilakukan pemerintah”, ujar Sultan.

Sultan juga berkeyakinan bahwa benar bahwa pemerintah kita tidak bisa terus menerus menarik hutang, oleh karena itu seluruh potensi dalam peningkatan sumber pendapatan negara mesti digerek. Terutama disektor pajak yang selama ini berkontribusi 70% terhadap total goverment revenues.

Hal ini diperkuat oleh pendapat pengamat Ekonomi Munir A Sara, bahwa UU No 13 Th 2003, ratio hutang sehat atau threshold aman itu 60% terhadap PDB. Tapi rasio utang 60% ini sudah direvisi IMF. Juga jadi debatable. Rasio 60% adalah untuk negara-negara maju atau high income dengan gross national income/GNI perkapita > US$ 12.535.

Untuk negara middle income atau upper middle, rasio utang yang sehat adalah 45% terhadap PDB. Dengan posisi ratio utang Indonesia sebesar 42% terhadap PDB, maka sejatinya RI sudah di tubir threshold yang tidak aman.

“Pemerintah tidak bisa lagi berharap sumber keuangan berasal dari hutang. Potensi pajak mesti dioptimalkan. Dan bukan hanya menaikkan saja atau menyasar disektor tertentu. Persoalan potensi pajak selama ini yang belum tergarap secara baik harus dibereskan”, tegas Munir.

Selain itu Munir juga menambahkan banyak masalah di sektor pajak berikut varian turunan masalah tersebut. Termasuk tingkat penghindaran pajak yang tinggi di Indonesia. Data OECD, penghindaran pajak orang kaya RI menyentuh -+ Rp4 ribu triliun.

Data Dirjen pajak juga -+ Rp4 ribuan triliun, tambah Munir. Dari Rp4 ribuan triliun itu yang repatriasi Rp 147 triliun. Adapun jumlah uang tebusan mencapai Rp114 triliun. Meski banyak perdebatannya, bleid tax amnesty II sudah dipersiapkan lagi.

“Defisit APBN dan pembiayaan/utang adalah konsekuensi dari ekspansi fiskal. Tentu pemerintah tak mungkin menekan belanjanya. Yang dilakukan cuma realokasi dan defocusing. Dus, target pertumbuhan ekonomi yang tinggi meniscayakan terkereknya pembiayaan belanja”, ungkap Munir.

“Kita pada prinsipnya sangat mendukung langkah Menkeu, cuma tetap mesti pertimbangkan dampak terhadap kelompok rentan (miskin). Mungkin bisa dilakukan bertahap. Jangan sampai jika diterapkan dalam kondisi ekonomi yang sedang lemah akan menimbulkan inflasi di tengah tekanan pandemi saat ini dan justru menambah angka kemiskinan di Indonesia”, tutup Sultan.

(Rel/dpd)

Post Views: 310
ShareSendShare
Previous Post

Fahira Idris: Pandemi Momentum Tepat Memasyarakatkan Senam Tera

Next Post

Nevi Zuairina Minta Himbara Ikut Berkontribusi Kembangkan UMKM

Next Post
Nevi Zuairina Minta Himbara Ikut Berkontribusi Kembangkan UMKM

Nevi Zuairina Minta Himbara Ikut Berkontribusi Kembangkan UMKM

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,287)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,478)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,119)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,759)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,737)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,081)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,137)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,587)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,541)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,590)

Berita Lainnya

Unand Tuan Rumah LIDM Tingkat Nasional 2021

Unand Tuan Rumah LIDM Tingkat Nasional 2021

Sabtu, 18/9/21 | 09:00 WIB
19

Rektor Unand Prof Dr Yuliandri, SH, MH memukul gandang tanda pembukaan LIDM 2021. (Foto : humas) PADANG, forumsumbar ----Sebanyak 1.495...

Komite II DPD RI Ingatkan Alih Fungsi Lahan Pertanian Bisa Ancam Ketahanan Pangan

Komite II DPD RI Ingatkan Alih Fungsi Lahan Pertanian Bisa Ancam Ketahanan Pangan

Selasa, 14/11/23 | 18:17 WIB
24

Pimpinan dan Anggota Komite II DPD RI foto bersama sehabis rapat. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur--- Komite II DPD RI...

Seminar Entrepreneurship ALSA, Yuliandre Darwis: Kemenparekraf RI Beri Ruang pada Pelaku Usaha untuk Selalu Kreatif dan Inovatif

Seminar Entrepreneurship ALSA, Yuliandre Darwis: Kemenparekraf RI Beri Ruang pada Pelaku Usaha untuk Selalu Kreatif dan Inovatif

Sabtu, 04/2/23 | 20:50 WIB
21

Yuliandre Darwis, Penasehat Ahli Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI. (Foto : Dok) JAKARTA, AmanMakmur --- Pelaku ekonomi harus...

Genius Umar Siapkan 100 Pemuda Pariaman ke Korea

Genius Umar Siapkan 100 Pemuda Pariaman ke Korea

Selasa, 18/4/23 | 09:12 WIB
117

Dr Genius Umar, Walikota Pariaman. (Foto : Dok) Oleh: Wiztian Yoetri (Wartawan Senior) TAK CUKUP sebulan dari kunjungan kerja ke...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.